Selalu Berpikir Negatif di Setiap Hal, Ini Mungkin Penyebabnya

Saat segalanya berjalan baik sesuai keinginan saya, sesuatu yang buruk selalu terjadi,” ujar Sasha (29), seorang pekerja profesional yang baru saja dapat promosi dan kenaikan gaji.
Tika Anggreni Purba
Tika Anggreni Purba - Bisnis.com 22 September 2019  |  06:47 WIB
Selalu Berpikir Negatif di Setiap Hal, Ini Mungkin Penyebabnya
Ilustrasi - Thebusinesswomanmedia

Bisnis.com, JAKARTA—“Saat segalanya berjalan baik sesuai keinginan saya, sesuatu yang buruk selalu terjadi,” ujar Sasha (29), seorang pekerja profesional yang baru saja dapat promosi dan kenaikan gaji.

“Saya yakin pencapaian ini tidak akan bertahan lama, saya harus berjuang lagi esok hari,” kata Brian, seorang mahasiswa doktoral yang baru menerima dana untuk penelitiannya.

“Istriku selalu bilang dia mencintaiku, tetapi di matanya aku selalu salah,” ujar Geraldi, seorang suami.

Ilustrasi di atas menunjukkan bahwa orang-orang tersebut sebenarnya memiliki dan mengalami hal-hal yang baik dalam hidupnya. Akan tetapi, mereka memilih untuk tidak merayakan kebaikan dan kesuksesan itu, tetapi memikirkan sisi negatif dari hal-hal positif yang mereka alami. Apakah Anda pernah mengalami hal yang sama?

Hal ini dinamakan dengan bias negatif, di mana orang dewasa cenderung lebih memperhatikan informasi dan pengalaman yang negatif dibandingkan dengan yang positif. Ini juga yang menjadi alasan mengapa orang lebih tertarik pada informasi buruk, dibandingkan dengan informasi baik. Sayangnya, bias negatif membuat orang yang mengalaminya tidak dapat menikmati hal-hal yang baik dalam hidup.

Dalam porsi yang tepat, bias negatif bisa menjadi penting bagi kejiwaan, emosional, dan sosial manusia. Bias negatif diperlukan agar manusia bisa belajar dari pengalaman negatif untuk melindungi diri di kemudian hari. Akan tetapi, kalau sudah berlebihan bias negatif bisa merusak hidup Anda.

Bagaimana caranya agar kebiasaan berpikir dengan bias negatif dapat dihentikan dan digantikan dengan bias positif?

1. Biarkan diri Anda menjadi negatif seperlunya saja

Terkadang bias negatif penting sebagai bagian penting dari perlindungan diri. Katakanlah Anda ditawari pekerjaan baru, tetapi ternyata Anda pesimis akan pekerjaan ini. Hal ini tidak masalah karena Anda mungkin sebenarnya menyukai pekerjaan itu; tetapi pikiran Anda mengantisipasi hal-hal yang mungkin tidak sesuai dengan harapan Anda. Kadang-kadang bias negatif diperlukan untuk meluruskan langkah Anda.

2. Cari keseimbangan

Milikilah keseimbangan yang baik antara perasaan dan perilaku positif dan negatif. Ketika Anda mulai berpikir negatif terus menerus, cobalah untuk menyeimbangkannya dengan pikiran yang positif.

3. Ubah perilaku Anda secara sadar

Menerima dan mengenal diri sendiri akan membantu Anda untuk menemukan perilaku dan kebiasaan kurang baik yang perlu diubah, salah satunya adalah bias negatif. Jika Anda sudah menyadari kebiasaan ini merugikan, sudah saatnya Anda mengambil langkah untuk mengubahnya.

4. Cari penyebab bias negatif dalam diri

Langkah pertama untuk mengubah bias negatif adalah dengan menemukan penyebabnya. Anda perlu mencoba memahami bahwa bias negatif bisa saja timbul dari pengalaman Anda di masa lalu, atau ada penyebab lainnya. Dengan mengetahui penyebabnya, Anda dapat mulai membereskannya.

5. Sayangi diri sendiri

Jangan bersikap terlalu negatif terhadap diri sendiri, dan mulailah untuk bersikap positif pada diri sendiri. Bersikap negatif hanya akan menghancurkan hal-hal baik dalam diri Anda. Dengan keseimbangan pikiran positif dan negatif yang baik, hidup Anda akan berubah menjadi lebih baik.

 

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
inspirasi, pekerja

Editor : Mia Chitra Dinisari
KOMENTAR


0   Komentar

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top