5 Berita Populer, Ini Obat yang Jadi Beban BPJS Kesehatan dan Perang Arab Saudi-Iran Bakal Ancam Ekonomi Global

Kabar ada dua obat yang paling banyak menyedot biaya obat BPJS Kesehatan jadi berita terpopuler hari ini, Selasa (1/10/2019).
Oliv Grenisia
Oliv Grenisia - Bisnis.com 01 Oktober 2019  |  14:05 WIB
5 Berita Populer, Ini Obat yang Jadi Beban BPJS Kesehatan dan Perang Arab Saudi-Iran Bakal Ancam Ekonomi Global
Ilustrasi obat-obatan tablet dan kapsul. - REUTERS/Srdjan Zivulovic

1. Inilah 2 Obat Paling Banyak Menyedot Biaya Obat BPJS Kesehatan

Industri farmasi nasional tampaknya mulai bangkit dalam menghasilkan produk kesehatan.

Terbukanya prospek bisnis penyediaan obat dipengaruhi oleh program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) yang kini memiliki peserta mencapai 230 juta orang. Baca selengkapnya di sini

2. Pangeran Mohammed: Perang Arab Saudi dan Iran Bakal Hancurkan Ekonomi Global

Putra Mahkota Arab Saudi Mohammed bin Salman memperingatkan bahwa perang antara negaranya dan Iran akan menyebabkan kehancuran total ekonomi global.

Dalam sebuah wawancara dengan CBS pada Minggu (29/9/2019), Mohammed bin Salman menyatakan jika dunia tidak mengambil tindakan yang kuat dan tegas terhadap Iran, baca selengkapnya di sini

3. Tuntut Pergantian BPA, Agen Bumiputera Ancam Mogok

Pemegang polis Asuransi Jiwa Bersama atau AJB Bumiputera 1912 menuntut jajaran direksi untuk segera mempersiapkan pemilihan Badan Perwakilan Anggota atau BPA baru dari asuransi mutual tersebut.

Agen pun mengancam mogok apabila tuntutan tidak direspons dalam sepekan. Baca selengkapnya di sini

4. Dua Direktur Sriwijaya Air Group Mengundurkan Diri

Dua direktur Sriwijaya Air Group memutuskan untuk mengundurkan diri pasca adanya temuan dari Direktorat Kelaikudaraan dan Pengoperasian Pesawat Udara (DKPU) Kementerian Perhubungan yang menganggap maskapai tidak dapat memenuhi standar keselamatan.

Fadjar Semiarto, yang sebelumnya menjabat sebagai Direktur Operasional, menuturkan surat bernomor 096/DV/INT/SJY/IX/2019 dibuat untuk Pelaksana Tugas Direktur Utama Sriwijaya Jefferson I. Jauwena dan merupakan dokumen internal perusahaan. Baca selengkapnya di sini

5. Bank Pasrah Menanti Hasil PKPU Duniatex

Penyelesaian kredit Duniatex telah masuk ranah hukum. Sejumlah bank akan menunggu hasil perkara Penundaan Kewajiban Pembayaran Utang (PKPU).

Sekretaris Perusaahaan PT Bank Mandiri (Persero) Tbk. Rohan Hafas mengatakan bahwa perusahaan dalam sikap menunggu PKPU dikabulkan atau ditolak. Baca selengkapnya di sini

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
obat, bpjs kesehatan

Editor : Surya Rianto
KOMENTAR


0   Komentar

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top