Kacang-kacangan Dapat Batasi Kenaikan Berat Badan

Apalagi jika kacang-kacangan dijadikan sumber makanan harian yang digunakan untuk menggantikan makanan tidak sehat.
Tika Anggreni Purba
Tika Anggreni Purba - Bisnis.com 07 Oktober 2019  |  16:16 WIB
Kacang-kacangan Dapat Batasi Kenaikan Berat Badan
Kacang-kacangan. - Istimewa

Bisnis.com, JAKARTA—Walau termasuk sebagai salah satu makanan berkalori tinggi, ternyata konsumsi kacang-kacangan bisa membantu seseorang untuk menahan kenaikan berat badan.

Apalagi jika kacang-kacangan dijadikan sumber makanan harian yang digunakan untuk menggantikan makanan tidak sehat. Hal ini diungkapkan dalam penelitian yang dilakukan di Brigham and Women’s Hospital dan Harvard Medical School di Boston 2019.

Peneliti melakukan pemantauan terhadap 126.190 orang sehat berusia 20-24 tahun. Pada awal penelitian, para responden termasuk kategori orang yang memiliki berat badan yang ideal dan sehat. Pada akhir penelitian, sebanyak 17 persen partisipan penelitian dilaporkan mengalami obesitas.

Dari penelitian ditemukan bahwa orang yang menambah jumlah konsumsi kacang-kacangan sebanyak 14 gram sehari ternyata hanya 3 persen kemungkinannya untuk mengalami obesitas.

Sementara itu, orang yang lebih banyak mengonsumsi walnut terkait dengan pengurangan risiko obesitas sebanyak 15 persen. Konsumsi kacang mede dan kacang almond juga mengurangi risiko obesitas sebanyak 11 persen.

Setiap tahun selama penelitian berlangsung para peserta mengalami kenaikan berat badan 0,32 kilogram. Akan tetapi, mereka yang mengonsumsi kacang-kacangan dalam menu harian tidak mengalami kenaikan berat badan sebesar angka tersebut.

Penelitian juga menemukan bahwa menambahkan kacang-kacangan di dalam diet harian menurunkan risiko kenaikan berat badan sebanyak 2 kilogram per 4 tahun.

“Hal ini menunjukkan bahwa peningkatan konsumsi kacang-kacangan dapat membantu mempertahankan berat badan ideal,” ujar Deirdre Tobias, salah satu peneliti.

Kandungan lemak sehat dan serat pada kacang-kacangan membuat perut terasa lebih kenyang dalam waktu yang lebih lama dari pada makanan sumber karbohidrat lainnya yang mudah dicerna.

“Ketika perut kenyang lebih lama, ruang untuk mengonsumsi camilan atau makanan yang kurang sehat menjadi lebih sedikit,” kata Tobias.

Jadi, walaupun kacang mengandung kalori tinggi, asupan kacang-kacangan dapat menggantikan kalori lainnya sehingga mempertahankan berat badan menjadi lebih mudah.

“Tetapi, untuk memperoleh manfaat terbaik dari kacang-kacangan, konsumsilah makanan tersebut tanpa campuran garam dan gula,” sarannya.

Jadi, menggantikan konsumsi makanan tidak sehat seperti junk food dengan kacang-kacangan mungkin dapat menjadi strategi untuk mempertahankan berat badan ideal dan mengatasi obesitas.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
diet, makanan

Editor : M. Taufikul Basari
KOMENTAR


0   Komentar

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top