Pemanfaatan JKN Capai 277,9 Juta Jiwa

Jumlah pemanfaatan program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) Tahun 2019 hingga Agustus mencapai 277,9 juta jiwa dilihat dari durasi akses fasilitas layanan kesehatan individual.
Ria Theresia Situmorang
Ria Theresia Situmorang - Bisnis.com 15 Oktober 2019  |  15:08 WIB
Pemanfaatan JKN Capai 277,9 Juta Jiwa
Peserta BPJS Kesehatan memperlihatkan kartu peserta - Antara

Bisnis.com, JAKARTA - Jumlah pemanfaatan program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) Tahun 2019 hingga Agustus mencapai 277,9 juta jiwa dilihat dari durasi akses fasilitas layanan kesehatan individual. 

Pemanfaatan JKN terus meningkat sejak 2014. Pada 2014 total pemanfaatan JKN berjumlah 92,3 juta jiwa, 2015 menjadi 146,7 juta jiwa, 2016 meningkat jadi 192,9 juta jiwa, 2017 meningkat lagi menjadi 219,6 juta jiwa, 2018 menjadi 233,75 juta jiwa, dan tahun ini hingga Agustus mencapai 277,9 juta jiwa.

Total cakupan kepesertaan JKN per 30 September 2019 sebanyak 221,2 juta jiwa atau kurang lebih 84 persen dari jumlah penduduk. Pada 2018 cakupan kepesertaan JKN mencapai 207 juta jiwa, dan pada 2017 kepesertaan JKN mencapai 187,9 juta jiwa.

“Peningkatan cakupan kepesertaan JKN terus kita upayakan untuk mencapai Universal Health Coverage. Dimana masyarakat sudah terjamin semua secara pembiayaan kesehatan,” kata Menkes Nila Moeloek pada Senin (14/10/2019) di Bogor dikutip dari siaran pers Kemenkes. 

Untuk mencapai Universal Health Coverage (UHC), lanjut Menkes, tidak sebatas cakupan kepesertaan JKN saja yang diusahakan, tetapi juga pada kemudahan akses masyarakat terhadap layanan kesehatan, dan kelengkapan alat kesehatan di setiap fasilitas pelayanan kesehatan.

Selain itu juga keberadaan tenaga medis di semua daerah di Indonesia, terutama di daerah terpencil, perbatasan dan kepulauan harus merata. Sehingga, Kemenkes saat ini tengah mengupayakan program Nusantara Sehat di Puskesmas dan Pemberdayaan Dokter Spesialis di rumah sakit.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
jkn

Editor : Andhika Anggoro Wening
KOMENTAR


Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top