Love For Sale 2 Mendekati Sisi Keseharian Masyarakat

Setelah sukses dengan film pertama, sequel film Love For Sale 2 siap dirilis pada 31 Oktober 2019 mendatang. Berbeda dari film yang pertama, Love For Sale 2 lebih mengangkat tema mengenai konflik dalam sebuah keluarga.
Akbar Evandio
Akbar Evandio - Bisnis.com 22 Oktober 2019  |  15:11 WIB

Bisnis.com, JAKARTA -- Setelah sukses dengan film pertama, sequel film Love For Sale 2 siap dirilis pada 31 Oktober 2019 mendatang. Berbeda dari film yang pertama, Love For Sale 2 lebih mengangkat tema mengenai konflik dalam sebuah keluarga.

"Bedanya film pertama dan kedua dari segi cerita sudah pasti. Kalau yang pertama lebih ke relationship sepasang kekasih dan kalau yang kedua kami perlebar ke arah kisah keluarga," kata Kori Adyaning, Produser film Love For Sale 2 di Grand Indonesia, Jakarta Pusat.

Sutradara sekaligus penulis Love For Sale 2 Andibachtiar Yusuf menjelaskan bahwa alasannya membuat sequel dari film ini adalah dengan ide ceritanya ia alami sendiri dan kisah yang pernah diceritakan oleh rekannya.

“Hal-hal yang saya alami di masa lalu dan nyebelin ternyata lucu buat Angga (executive producer). Kami akhirnya putuskan bikin cerita yang dekat dengan orang, sama kaya yang pertama, karena semua orang pasti pernah bertemu dengan seseorang dan setelah itu dia menghilang tanpa bisa bertemu lagi" jelas pria yang akrab disapa Ucup itu.

Lebih lanjut Ucup menjelaskan, cerita dari Love For Sale 2 memang sengaja dilebar karena menurutnya, tidak hanya pria berusia 40-an yang memiliki masalah mengenai asrama. Semua pihak pernah memiliki kisah dan masalah asmaranya masing-masing yang dekat dengan kehidupan di masyarakat.

Ia meyakini bahwa film yang merupakan karya ketujuhnya selama berkarya di industri film Indonesia akan sangat dekat dengan keseharian masyarakat. Karena baginya, manusia kerap melupakan hal-hal sederhana yang pernah mereka alami.

"Padahal, pengalaman tersebut memiliki potensi menjadi cerita menarik jika diceritakan dengan benar. Bagi saya, setiap hal adalah cerita. Semua orang punya cerita karena apa yang mereka atau kita alami adalah cerita," ungkapnya.

Love For Sale 2 bercerita tentang Indra 'Ican' Tauhid Sikumbang, pria berdarah Minang yang selalu diminta ibunya untuk menikah. Ican akhirnya menemukan seorang menantu palsu bernama Arini Chaniago dari sebuah aplikasi online bernama Love Inc.  Hebatnya, kehadiran Arini perlahan membuat hidup Ican dan keluarganya berubah.

Della Dartyan selaku pemeran Arini Chaniago pun mengakui bahwa dirinya senang kembali dilibatkan dalam film Love for Sale 2. Ia menuturkan bahwa film kedua ini bisa membuatnya mengeksplorasi lebih jauh sisi lain Arini.

“Treatment khusus nggak ada sih karena ini pengembangan karakter saja. Tapi saya puas dan senang karena bisa menunjukkan lebih banyak siapa Arini sebenarnya, bagi saya penonton nantinya akan lebih mengetahui sosok Arini lebih dalam,” ungkapnya.

Della menjelaskan, meski Arini adalah sosok yang menjunjung tinggi profesionalismenya sebagai seorang kekasih bayaran, alur cerita dalam Love for Sale 2 pada akhirnya menunjukkan bahwa Arini tetap gadis biasa yang juga ingin merasakan cinta.

“Bahwa Arini berhak bahagia. Jiwanya tersentuh dengan potret keluarga. Jadi sayang beneran. Kangen lihat memori itu. Dia punya dunia nyata,” jelas Della.

Della menambahkan, ia pribadi ingin memberi gambaran kepada penonton Love For Sale 2 bahwa hidup pasti akan terus memiliki siklus yang berbeda. “Intinya kami buat dengan konsep sesuai kehidupan sehari-hari,” tegasnya.

Love For Sale 2 dibintangi oleh Adipati Dolken (Ican), Della Dartyan (Arini), Ratna Riantiarno (Rosmaida), Bastian Steel (Buncun), Ario Wahab (Endoy) dan deretan artis Indonesia lainnya.  Film yang diproduksi oleh Visinema ini, akan mulai tayang pada 31 Oktober 2019 mendatang di seluruh bioskop Indonesia.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
Film

Editor : Mia Chitra Dinisari
KOMENTAR


Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top