Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Kafe Ini Berikan Layanan Rias Anak Anjing jadi Mirip Panda

Apakah Anda tertarik merias anak anjing agar terlihat mirip panda? Sebuah kafe hewan di barat daya China, tepatnya Kota Chengdu, dapat memberikan pelayanan tersebut dengan harga 1.500 yuan (US$212,8).
Hafiyyan
Hafiyyan - Bisnis.com 30 Oktober 2019  |  20:21 WIB
Anjing yang diwarnai dan dibuat mirip Panda : Dikecam Organisasi penyayang binatang
Anjing yang diwarnai dan dibuat mirip Panda : Dikecam Organisasi penyayang binatang

Bisnis.com, CHENGDU—Apakah Anda tertarik merias anak anjing agar terlihat mirip panda? Sebuah kafe hewan di barat daya China, tepatnya Kota Chengdu, dapat memberikan pelayanan tersebut dengan harga 1.500 yuan (US$212,8).

Dikutip dari Reuters, Candy Planet Pet Café dapat mendadani anak anjing dengan pola hitam dan putih agar menyerupai panda. Kafe yang baru buka pada bulan lalu ini menjadi viral setelah sang pemilik mempublikasikan hasil karyanya mengecat anak anjing tipe chow-chow.

“Ketika anak anjing diwarnai di sekitar mata, kaki, telinga, dan bermain kejar-kejaran, itu akan menarik perhatian,” papar pemilik kafe Lu Yunning, Rabu (30/10/2019).

Lelaki berusia 21 tahun ini mengakui pelanggan kafenya bertambah 2 kali lipat menjadi 70 hingga 80 orang per hari setelah dia mempublikasikan di media sosial foto anak anjing yang diwarnai mirip panda.

Namun demikian, hingga saat ini pelanggan lebih tertarik berfoto bersama anjing-anjing milik Lu dibandingkan mendaftar untuk memodifikasi tampilan anjingnya.

Lu mengklaim bahan pewarna impor yang dia gunakan aman dan tidak membahayakan anjing. Proses pewarnaan hanya di bagian atas bulu, tidak menyentuh kulit secara langsung.

Aksi Lu yang mewarnai anjingnya memang menimbulkan kecaman dari sejumlah pihak. Organisasi hak asasi hewan People for the Ethical Treatment of Animals (PETA) berpendapat anjing yang dilapisi pewarna kimia sangat stress dan dapat menyebabkan alergi.

Sejumlah netizen juga menuding Lu sudah melakukan aksi pelecehan terhadap binatang. Mereka pun meminta Lu menghentikan tindakannya dalam bisnis pewarnaan anjing.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

anjing panda

Sumber : reuters

Editor : Saeno
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top