Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Waspadalah, Ada 100 Juta Kuman di Toilet

Tak hanya bagian kloset, bagian-bagian lain toilet seperti keran wastafel, pegangan pintu dan lantai juga rawan menjadi tempat bernaungnya berbagai mikroorganisme yang bisa menganggu kesehatan Anda.
Newswire
Newswire - Bisnis.com 19 November 2019  |  07:33 WIB
Kloset menjadi sarang kuman. - Istimewa
Kloset menjadi sarang kuman. - Istimewa

Bisnis.com, JAKARTA - Tak hanya bagian kloset, bagian-bagian lain toilet seperti keran wastafel, pegangan pintu dan lantai juga rawan menjadi tempat bernaungnya berbagai mikroorganisme yang bisa menganggu kesehatan Anda.

"Bakteri di lubang kloset sudah pasti, tetapi ada tempat yang terlihat bersih namun belum tentu (bersih), tempat yang sering tersentuh tangan seperti penutup kloset duduk, area lantai yang basah, gagang keran, flush dan lampu," ujar dokter mikrobiologis klinis, Wani Gunardi dalam acara yang diselenggarakan Vixal di Jakarta, Senin (19/11/2019).

Mikroorganisme baik itu bakteri, virus, jamur, kuman dan lainnya hidup, berkembang di lokasi-lokasi lembap. Jumlahnya bisa mencapai jutaan hingga miliaran di satu toilet.

Hasil riset Unilever belum lama ini menunjukkan, ada sekitar 100 juta kuman di dalam toilet. Feses atau kotoran manusia saja dalam keadaan normal mengandung 11 miliar kuman per gramnya.

"Jumlah dan jenisnya banyak seperti Salmonella, E.colli, Listeria, Rotavirus, Norovirus, jamur, parasit dan bila jumlahnya tak bisa dikendalikan bisa menyebabkan penyakit seperti diare, ISPA," kata Wani.

Tirai di toilet setidaknya mengandung 16.240.000 unit pembentuk bakteri (CFU) per sentimeter persegi, di lantai shower ada sekitar 15.883.333 CFU dan tempat menyimpan sikat gigi memiliki 12.6919.333 CFU.

Sementara, di pegangan keran wastafel terdapat 56.133 CFU dan di pegangan pintu toilet ada sebanyak 13.835 CFU.

Membersihkan toilet secara rutin menjadi cara terbaik menjaga jumlah mikroorganisme tetap terkendali. Ukuran bersih ini mencakup tidak berbau, tidak licin (pada lantai), tidak ada kerak atau noda kuning pada berbagai area toilet.

Senior Brand Manager Cleaners Unilever Indonesia, Antonius Pandu mengatakan masih banyak masyarakat Indonesia yang masih mengabaikan kebersihan toilet.

Hasil riset menunjukkan, lebih dari 70 persen rumah tangga Indonesia belum membersihkan toilet secara benar. Pandu mengatakan, hal ini memperlihatkan, toilet menjadi area tersembunyi yang sering terlupakan untuk dibersihkan.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

toilet kuman kloset

Sumber : Antara

Editor : Nancy Junita
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.
0 Komentar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top