Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Kenali Bakteri Kutu Penyebab Penyakit Lyme Disease yang Diidap Justin Bieber

Penyanyi asal Kanada ini mengungkapkan dirinya telah mendapat penanganan tepat terhadap Lyme disease yang tidak dapat disembuhkan tersebut.
Hadijah Alaydrus
Hadijah Alaydrus - Bisnis.com 10 Januari 2020  |  15:38 WIB
Kutu rusa, atau kutu berwarna hitam, Ixodes scapularis, terlihat pada bilah rumput, dalam gambar tak bertanggal dari Centers for Disease Control and Prevention AS. Kutu ini bisa membawa bakteri, Borrelia burgdorferi, yang diyakini menyebabkan penyakit Lyme pada manusia. - via Reuters
Kutu rusa, atau kutu berwarna hitam, Ixodes scapularis, terlihat pada bilah rumput, dalam gambar tak bertanggal dari Centers for Disease Control and Prevention AS. Kutu ini bisa membawa bakteri, Borrelia burgdorferi, yang diyakini menyebabkan penyakit Lyme pada manusia. - via Reuters

Bisnis.com, JAKARTA — Justin Bieber mengguncang jagat maya setelah mengaku mengidap penyakit Lyme disease yang menggerogoti fungsi otak serta kesehatannya secara keseluruhan.

Penyanyi asal Kanada ini mengungkapkan dirinya telah mendapat penanganan tepat terhadap Lyme disease yang tidak dapat disembuhkan tersebut.

“Ini merupakan tahun-tahun yang sulit tetapi mendapatkan penanganan yang tepat akan membantu mengobati penyakit yang sejauh ini belum dapat disembuhkan dan saya akan kembali,” tulis Justin di Instagram, Kamis (1/8/2019).

Penyakit Lyme disease ini adalah infeksi bakteri borrelia burgdorferi yang ditularkan melalui gigitan kutu yang terinfeksi. Adapun, jenis kutu yang membawa bakteri pemicu Lyme disease adalah kutu berkaki hitam (tick deer, Ixodes scapularis).

Dikutip dari BBC, Lyme disease menunjukkan gejala a.l. ruam, kelelahan dan demam. Biasanya penyakit ini berkembang sekitar tiga minggu setelah gigitan. Pasien yang menderita penyakit ini harus mengkonsumsi antibiotik selama tiga minggu penuh. Peluang untuk tertular penyakit ini bergantung pada jenis kutu dan seberapa lama kutu ini menempel pada tubuh.

Centres for Disease Control and Prevention, Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit AS, mengungkapkan sebelum menularkan bakteri, kutu harus menempel pada tubuh manusia selama 36-48 jam.

Biasanya kutu jenis ini senang menempel di daerah kepala dan ketiak. Kebanyakan manusia terinfeksi melalui gigitan kutu yang masih berbentuk nimfa.

Nimfa tersebut berukuran kecil atau kurang dari 2 mm dan sulit dilihat. Kutu dewasa juga dapat menularkan bakteri penyakit Lyme, tetapi kutu dewasa ini jauh lebih besar dan lebih mungkin ditemukan dan dihilangkan sebelum mereka menularkan bakteri.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

penyakit justin bieber
Editor : M. Taufikul Basari
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top