Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Klik Film Jadi Pemain Baru Industri OTT Lokal

CEO rumah produksi Falcon Pictures, HB Naveen yang baru saja melakukan soft launching layanan media streaming Over-the-Top (OTT) Klik Film, menyebut bentuk kompetisi antar pemain di model bisnis yang sama lebih ditekankan kepada konten yang ditawarkan.
Ria Theresia Situmorang
Ria Theresia Situmorang - Bisnis.com 23 Januari 2020  |  15:35 WIB
Aurora Ribero saat menunjukkan aplikasi Klik Film - Bisnis.com - Ria Theresia Situmorang
Aurora Ribero saat menunjukkan aplikasi Klik Film - Bisnis.com - Ria Theresia Situmorang

Bisnis.com, JAKARTA – CEO rumah produksi Falcon Pictures, HB Naveen yang baru saja melakukan soft launching layanan media streaming Over-the-Top (OTT) Klik Film, menyebut bentuk kompetisi antar pemain di model bisnis yang sama lebih ditekankan kepada konten yang ditawarkan.

“Klik Film terkonsentrasi pada konten yang terkurasi dan lebih penting lagi sampai setiap bulannya ada 6 sampai 8 film yang baru. Itu yang membedakan, bukan hanya padlock saja. Film kami 90 persen ditayangkan secara eksklusif, tidak di bioskop,” ujar HB Naveen kepada Bisnis pada Rabu (22/1/2020).

Meski sudah rilis sejak 4 tahun lalu melalui Beta, Falcon Pictures juga menjanjikan akan mengadakan event nonton bareng yang dimaksudkan untuk membudayakan budaya menonton film berkualitas bersama dengan film-film teranyar.

Selain menyediakan film-film Indonesia produksi Falcon Pictures seperti sekuel film Si Doel, Warkop DKI hingga Dilan, untuk Klik Film, korporasi ini mengklaim telah mengimpor ratusan film per tahunnya untuk dihadirkan dalam platformnya.

HB Naveen pun menyebut tidak menutup kemungkinan untuk serial sekuel film populernya selama ini untuk dihadirkan di Klik Film.

“Kami terbuka secara kreativitas (film dibuatkan serial), tapi akan ada surprise yang ditunggu-tunggu. Mudah-mudahan kita bisa nonton bareng untuk menyaksikan surprise itu setiap bulannya,” sambungnya.  

Pihak Falcon pun mengakui sudah bekerjasama dengan operator seluler sebagai penyedia infrastruktur dengan langkah konkritnya adalah penawaran paket bundling. Selain itu, model bisnis yang dijalankan Falcon hingga saat ini adalah dengan meniadakan iklan.

“Kami memang membuatkan bisnis model seperti Netflix bukan Hulu. Sampai sekarang kami ingin buat seperti itu, kami ikuti arah industri dan perkembangannya seperti apa,” ujar HB Naveen.

Dibanderol dengan harga Rp7 ribu per minggu, Klik Film sudah dapat diunggah melalui Google Play dan App Store.


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Film
Editor : Sutarno

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode bisnis indonesia logo epaper
To top