Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia tokotbisnis Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Bisnis Animasi, Indonesia Kantongi Kontrak dari Korea Senilai US$1,5 Juta

Industri animasi Indonesia memperoleh kepercayaan dari Negeri Ginseng, Korea dan mengantongi transaksi hingga US$1,5 juta.
Gloria Fransisca Katharina Lawi
Gloria Fransisca Katharina Lawi - Bisnis.com 28 Februari 2020  |  17:46 WIB
Bisnis Animasi, Indonesia Kantongi Kontrak dari Korea Senilai US$1,5 Juta
Film Animasi Timun Mas karya Gangsar Waskito - ikhwanurse.blogspot.co.id
Bagikan

Bisnis.com, JAKARTA – Industri animasi Indonesia memperoleh kepercayaan dari Korea dan menerima transaksi US$1,5 juta melalui kegiatan business matching. 

Business matching ini terjadi dalam rangkaian kegiatan Indonesia-Korea Animation Industry Cooperation Forum yang diselenggarakan pada Februari 2020.Raihan ini dicapai melalui kegiatan Business Matching antara pelaku industri animasi Indonesia dan pelaku industri animasi Korea.

Marolop Nainggolan, Direktur Kerja Sama Pengembangan Ekspor Kementerian Perdagangan menjelaskan, permintaan Korea akan animasi Indonesia berbentuk service work dan rencana pengembangan IP bersama.

“Transaksi senilai US$1, 5 juta. Kami harapkan nilai transaksi ini terus berkembang seiring komunikasi lebih lanjut antar pelaku industri animasi kedua negara,” tulisnya dalam siaran pers yang diterima Bisnis, Jumat (28/2/2020), 

Pada kegiatan business matching ini melibatkan 16 pelaku industri animasi Indonesia seperti KOMI Studio, Studio SHOH, Round Box, Caravan Studio, the Little Giantz, Lima Group, Ayena Studio, Bunnydog Studio, Patopo Studio, Redvinn Studio, Imaji Studio, Temotion, Enspire, Powerry, Anantarupa, dan PT Hidayah Insan Mulia.

Sedangkan pelaku industri animasi Korea yang terlibat dalam kegiatan ini merupakan 12 anggota dari Korea Animation Producers Association (KAPA) yaitu DPS, ICONIX, ANIK, Funny Flux, Pictionary Art Factory, Retrobot, B. I. Group, Anihouse Sun, J-Cube Animation, Studio Gale, Neotany Media, dan Vooz Club.

Marolop menambahkan, Indonesia juga memiliki modal lain dalam mengembangkan potensi transaksi animasi Indonesia ke Korea melalui penandatanganan kerja sama antara Asosiasi Industri Animasi Indonesia (AINAKI) dan Korea Animation Producers Association (KAPA).

“Diharapkan melalui kerja sama ini, industri animasi Indonesia dan Korea dapat sama-sama semakin berkembang,” tutup Marolop.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

korea
Editor : Novita Sari Simamora
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

back to top To top