Pandemi Virus Corona, Penjualan Alat Kesehatan Naik

Produk yang paling banyak dicari antara lain berbagai jenis masker mulut, cairan antiseptik atau hand sanitizer, hingga camilan sehat.
Krizia Putri Kinanti
Krizia Putri Kinanti - Bisnis.com 19 Maret 2020  |  07:21 WIB
Pandemi Virus Corona, Penjualan Alat Kesehatan Naik
Tokopedia Center - istimewa

Bisnis.com, JAKARTA - Data internal Tokopedia menunjukkan adanya kenaikan transaksi di produk kesehatan dan kebutuhan pokok lain semenjak pandemi COVID-19 muncul di Indonesia.

Produk yang paling banyak dicari antara lain berbagai jenis masker mulut, cairan antiseptik atau hand sanitizer, hingga camilan sehat.

Demi mempermudah masyarakat mendapatkan produk kesehatan dan kebutuhan pokok lain sesuai kebutuhan dan lebih efisien, Tokopedia mengadakan kampanye Peduli Sehat dan Lengkapi Persediaan Rumah.

Selain itu, Tokopedia menyalurkan lebih dari ribuan paket makanan ringan untuk anak-anak kurang mampu yang harus belajar dari rumah. Tokopedia kini juga tengah berdiskusi dengan mitra lembaga kemanusiaan untuk mendistribusikan perlengkapan sanitasi bagi yang membutuhkan.

“Kami mendorong seluruh masyarakat ikut berkontribusi dalam menekan laju penyebaran COVID-19 lewat gerakan #DiRumahAjaDulu, hal sederhana namun paling penting dilakukan untuk menjaga keselamatan bersama,” ujar VP of Corporate Communications Tokopedia Nuraini Razak.

Selain lewat edukasi, langkah ini dinilai dapat mendorong penjual menjaga ketersediaan produk, juga menjaga harga tetap stabil. Mengingat belanja online dapat menjadi alternatif mengurangi risiko penyebaran virus di tempat ramai sekaligus mendorong bisnis lokal terus beroperasi secara online.

Tokopedia saat ini mewajibkan seluruh karyawan bekerja dari rumah. Hal itu ditujukan memastikan masyarakat dapat mengakses layanan Tokopedia seperti biasa dan bersama menghentikan laju penyebaran COVID-19.

Nuraini Razak menjelaskan upaya lain yang dilakukan Tokopedia dalam meredam pandemi ini. Berbagai inisiatif yang melibatkan seluruh stakeholder, baik penjual maupun pembeli, lembaga kemanusiaan hingga masyarakat secara umum.

“Selain memberikan Bebas Ongkir agar mendorong masyarakat disiplin tidak keluar rumah dalam memenuhi kebutuhan harian, Tokopedia juga memotong biaya layanan 100% untuk penjual di kategori produk kesehatan dan kebutuhan pokok lain,” katanya melalui siaran resmi yang diterima Bisnis, Kamis (19/3/2020).

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
tokopedia

Editor : Mia Chitra Dinisari
KOMENTAR


Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top