Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

WHO : Semprot Disinfektan ke Tubuh Bisa Berbahaya

Dikutip dari jurnal kementerian tenaga kerja Hong Kong disebutkan jika beberapa disinfektan kimia mengiritasi kulit, mata, dan sistem pernapasan
Mia Chitra Dinisari
Mia Chitra Dinisari - Bisnis.com 30 Maret 2020  |  07:39 WIB
Wujud bilik disinfektan (walk through disinfection/WTD) yang disiapkan PT Angkasa Pura II untuk mencegah penularan virus Covid-19. - Dok. Istimewa
Wujud bilik disinfektan (walk through disinfection/WTD) yang disiapkan PT Angkasa Pura II untuk mencegah penularan virus Covid-19. - Dok. Istimewa

Bisnis.com, JAKARTA - World Health Organization (WHO) menyebutkan jika menyemprot cairan disinfektan pada tubuh bisa berbahaya pada kesehatan.

Dalam akun twitter resminya, mereka menyebutkan jika gunakan disinfektan hanya pada permukaan benda-benda. 

"Lawanlah covid dengan cara-cara yang tepat," demikian menurut keterangannya.

Dikutip dari jurnal kementerian tenaga kerja Hong Kong disebutkan jika beberapa disinfektan kimia mengiritasi kulit, mata, dan sistem pernapasan.

Disinfektan yang sangat korosif dapat menimbulkan kerusakan serius jika bersentuhan dengan kulit atau mata.

"Disinfektan yang ditularkan melalui udara juga akan menyebabkan masalah pernapasan jika digunakan di area dengan ventilasi buruk," demikian menurut keterangan jurnal tersebut.

Di Indonesia, saat ini banyak wilayah yang menerapkan penyemprotan disinfektan pada tubuh orang yang akan memasuki wilayahnya.

Bahkan, beberapa wilayah juga membuat bilik disinfektan khusus dimana orang bisa masuk ke dalamnya untuk disemprot disinfektan.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

disinfektan
Editor : Mia Chitra Dinisari
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode bisnis indonesia logo epaper

BisnisRegional

To top