Cari berita
Bisnis.com

Konten Premium

Bisnis Plus bisnismuda Koran Bisnis Indonesia tokotbisnis Epaper Bisnis Indonesia Konten Interaktif Bisnis Indonesia Group Bisnis Grafik bisnis tv

Pemerintah Disinfeksi Jalan Raya, Dokter Faheem Younus: Buang-Buang Waktu dan Uang

Dia mengarahkan agar uang yang digunakan untuk membeli disinfektan bisa digunakan untuk membeli masker saja.
Mutiara Nabila
Mutiara Nabila - Bisnis.com 07 Juli 2021  |  09:47 WIB
Pemerintah Disinfeksi Jalan Raya, Dokter Faheem Younus: Buang-Buang Waktu dan Uang
Penyemprotan cairan disinfektan menggunakan mobil armoured water cannon (AWC) milik polisi di sejumlah jalan raya di Kabupaten Kudus, Jawa Tengah, Jumat (4/6/2021)./Antara - HO/Humas Polres Kudus
Bagikan

Bisnis.com, JAKARTA – Pemerintah di sejumlah daerah di Indonesia melakukan langkah disinfeksi di jalan-jalan raya dan ruang terbuka. Menurut dokter asal Amerika Serikat (AS) Faheem Younus, kegiatan tersebut hanya buang-buang waktu, uang, dan energi.

“Benar-benar buang-buang waktu, uang, dan energi. Desinfeksi permukaan TIDAK diperlukan di jalan dan ruang terbuka. Rumah sakit dan kamar dengan pasien COVID adalah cerita lain,” ujarnya melalui akun Twitter @FaheemYounus, Selasa (6/7/2021).

Dia juga menegaskan, bahwa pembelian disinfektan berlebihan terutama di rumah tangga juga dinilai terlalu berlebihan. Dia mengarahkan agar uang yang digunakan untuk membeli disinfektan bisa digunakan untuk membeli masker saja.

“Cuci tangan Anda dan belanjakan uang Anda untuk masker,” tegasnya.

Dokter Younus juga menjelaskan, bahwa Covid-19 umumnya menyebar dari orang ke orang melalui kontak dekat atau udara di dalam ruangan. Adapun penyebaran lewat permukaan sangat langka terjadi.

“Berhentilah mengkhawatirkan pegangan, gagang pintu, koran, pakaian, bahan makanan. Cuci tangan saja, fokus di tempat yang penting,” ujarnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Covid-19 disinfektan
Editor : Nancy Junita
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

back to top To top