Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Tips Sahur dan Buka Puasa Untuk Membangun Imunitas

Mengonsumsi makanan yang tepat saat berbuka puasa bisa meningkatkan sistem imun dengan puasa juga tidak tercapai
Desyinta Nuraini
Desyinta Nuraini - Bisnis.com 25 April 2020  |  13:02 WIB
Ilustrasi puasa - Reuters
Ilustrasi puasa - Reuters

Bisnis.com, JAKARTA - Puasa Ramadan selama 30 hari diyakini justru bisa memperbaiki sistem imunitas tubuh. Namun, hal tersebut berlaku jika sahur dan buka puasa dilakukan dengan benar.

"Kalau asupannya terlalu kurang atau terlalu berlebihan sampai BB (berat badan) naik, tujuan meningkatkan sistem imun dengan puasa juga tidak tercapai," ujar spesialis gizi klinis, dr. Arti Indira yang melakukan siaran langsung di akun Instagram Tompi, kemarin.

Dia menjelaskan sahur adalah bahan bakar untuk berpuasa. Makanannya harus lengkap. Mulai dari karbohidrat kompleks, protein, lemak yang baik, vitamin dari sayur dan buah.

Untuk porsinya, kalau bisa sayur harus setengah piring makan. Setengahnya lagi dibagi dua antara sumber karbohidrat dan protein. pilih karbohidrat kompleks. Sumber protein katanya berfungsi membantu membentuk sistem imun.

"Apalagi di masa Covid-19 seperti ini, juga bisa bikin kenyang lagi lama. Protein kan zat pembangun tubuh kita. Protein nabati dan hewani secukupnya," jelasnya.

Tak lupa, kebutuhan air juga harus tercukupi. Saat sahur, kata Indira cukup minum 2-4 gelas. "Nanti sisanya untuk mencapai 8 gelas sehari setelah berbuka puasa, setelah salat Maghrib, setelah Isya dan mau tidur malam," tuturnya.

Saat berbuka juga dilarang untuk berlebihan dalam mengonsumsi makanan dan harus menyesuaikan kapasitas lambung. Dia menjelaskan kebutuhan kalori adalah 100 persen setiap hari.

Saat berbuka, cukupi sekitar 10 persen saja. Sebab 40 persen sudah dipenuhi saat sahur. Setelah salat Magrib, baru lah makan dengan porsi berat sebesar 40 persen kalori. "Sisanya 10 persen lagi untuk snack malam sebelum tidur," jelasnya.

Ya, Indira menganjurkan bahwa makan yang ideal saat berbuka adalah setelah salat Magrib sebelum melaksanakan Tarawih. Dengan begitu ada jangka waktu makanan dicerna sebelum tidur.

"Jadi makanan masuk ke lambung kan perlu waktu sekitar 2-3 jam. Jadi jaraknya antara 2-3 jam sebelum tidur," tukasnya.


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Puasa Ramadan Tips Puasa
Editor : Novita Sari Simamora

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode bisnis indonesia logo epaper

BisnisRegional

To top