Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Perlukah Pakai Tabir Surya saat di Rumah Aja?

Anda mungkin berpikir bahwa kita tidak perlu tabir surya dan malas memakainya, tapi ternyata itu salah
Mia Chitra Dinisari
Mia Chitra Dinisari - Bisnis.com 26 April 2020  |  11:08 WIB
Tabir surya - Antara
Tabir surya - Antara

Bisnis.com, JAKARTA - Masa pandemi membuat orang-orang kini lebih banyak berada di dalam rumah.

Nah saat berada di dalam rumah yang notabennya jarang terkena sinar matahari, masihkah penting pemakaian tabir surya?

Anda mungkin berpikir bahwa kita tidak perlu tabir surya dan malas memakainya, tapi ternyata itu salah.

Kita mungkin tidak melangkah keluar di bawah sinar matahari selama berada di dalam rumah, tetapi itu tidak berarti bahwa kita tidak melakukan kontak dengan sinar matahari. Melalui jendela kita, saat kita duduk di balkon atau ketika kita melangkah keluar dari rumah, kita mengekspos kulit kita pada sinar matahari yang berbahaya.

Dan jika Anda berpikir bahwa kulit Anda aman jika ada jendela antara kulit dan sinar matahari, Anda salah. Sinar matahari UVA dapat dengan mudah melewati jendela Anda. Tidak hanya itu, untuk rileks dan bersantai, tetapi Anda juga bisa joging atau lari. Itu adalah paparan yang cukup untuk sinar matahari untuk menimbulkan kerusakan pada kulit Anda.

Penelitian telah menunjukkan bahwa paparan sinar matahari memiliki efek degenerasi kulit pada kulit. Paparan sinar matahari paling tidak akan memberi Anda adalah kemerahan pada kulit dan yang terburuk  itu akan menyebabkan hiperpigmentasi, garis-garis halus, kerutan dan kanker kulit.

Semua ini adalah alasan yang cukup untuk tidak ketinggalan perlindungan terhadap sinar matahari apa pun situasinya. Selain itu, lampu biru dari komputer, ponsel, dan perangkat lain yang terus-menerus terpapar pada Anda juga bisa merusak kulit.

Cahaya biru telah terbukti meningkatkan kerusakan radikal bebas pada kulit Anda dan menyebabkan penuaan kulit dengan cara yang sama seperti yang dilakukan oleh sinar UVA matahari.

Tabir surya yang diresapi dengan oksida besi dapat membantu Anda mengatasi kerusakan yang disebabkan oleh cahaya biru yang berasal dari berbagai perangkat digital. Faktanya, penelitian menunjukkan bahwa tabir surya dengan besi oksida membantu mengurangi bercak-bercak gelap pada kulit penderita melasma.

Untuk menyimpulkan, yang bisa kami katakan adalah ya, Anda harus memakai tabir surya bahkan jika Anda tidak menghabiskan waktu di luar karena lockdown. Merawat kulit Anda dengan benar selama waktu ini sangat penting. Ini akan membantu Anda merasa segar dan baik tentang diri Anda sendiri.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

matahari kulit
Editor : Mia Chitra Dinisari
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top