Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Kabar Gembira, Vaksin Corona Bakal Diuji Klinis pada 6.000 Orang pada Mei

Ini langkah maju. Sebab, vaksin yang dikembangkan Jenner Insititute dari Universitas Oxford itu akan melakukan tes pada sampel manusia. Beda dengan vaksin lain yang mayoritas baru pada tahap uji klinis tahap 1.
Andya Dhyaksa
Andya Dhyaksa - Bisnis.com 28 April 2020  |  15:54 WIB
Ilustrasi dokter akan menyuntikkan vaksin - istimewa
Ilustrasi dokter akan menyuntikkan vaksin - istimewa

Bisnis.com, JAKARTA - Mungkin, ini adalah pertanyaan yang paling sering digaungkan masyarakat dunia saat ini: "kapan virus Corona (Covid-19) mereda?" atau "Kapan vaksin untuk virus Corona tersedia?"

Pertanyaan-pertanyaan tersebut sangat masuk akal. Pasalnya, virus yang menghantam dunia sejak awal tahun itu sudah merusak banyak sendi kehidupan. Dengan kebijakan karantina--entah apapun istilahnya, lockdown, PSBB, dll--masyarakat seperti terpenjara dalam kehidupan yang monoton.

Itu baru dari satu sisi. Belum dari perlambatan ekonomi dunia hingga tingkat pemutusan hubungan kerja yang tinggi.

Lantas, apakah pertanyaan di atas mampu dijawab? Untuk pertanyaan terakhir, sebuah kabar gembira datang dari Inggris, tepatnya dari Universitas Oxford.

Jenner Insititute dari Universitas Oxford kini tengah berpacu menyediakan vaksin untuk mengatasi virus Corona. Pada awalnya, diperkirakan pada September, jutaan dosis vaksin bakal tersedia.

Namun, nampaknya fakta menggembirakan itu datang lebih cepat. "[Jenner Insititute] telah menghasilkan vaksin yang efektif, dan berencana untuk melakukan tes klinis pada 6.000 orang sebelum akhir Mei," tulis BBC.

Vaksin Jenner diuji pada enam monyet kera rhesus di Rocky Mountain Laboratory National Institutes of Health AS di Montana bulan lalu, menurut New York Times.

Monyet-monyet itu terpapar virus dosis tinggi, dan keenamnya tetap sehat 28 hari kemudian. Monyet tanpa vaksin jatuh sakit, menurut laporan itu.

Koalisi untuk Kesiapsiagaan Epidemi Inovasi (CEPI), yang mendanai sembilan proyek vaksin coronavirus yang berbeda, berharap vaksin dapat disiapkan tahun ini, Bloomberg melaporkan.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

vaksin oxford Virus Corona
Editor : Andya Dhyaksa
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

BisnisRegional

To top