Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Membersihkan Rumah Jadi Ladang Pahala Saat Ramadan

Kegiatan membersihkan rumah sekaligus menjadi ladang pahala. Dalam Islam, niat merupakan hal yang membedakan antara ibadah dengan kebiasaan.
Dewi Andriani
Dewi Andriani - Bisnis.com 28 April 2020  |  21:04 WIB
Untuk Interior, warna Hijau Bolu Pandan sesuai dipadukan dengan warna putih, untuk menciptakan nuansa segar dan modern. Untuk eksterior, aplikasi dengan hijau ini menciptakan nuansa nyaman dan alami, apabila dipadukan dengan warna tanah yang membumi, seperti coklat.  - NIPPON
Untuk Interior, warna Hijau Bolu Pandan sesuai dipadukan dengan warna putih, untuk menciptakan nuansa segar dan modern. Untuk eksterior, aplikasi dengan hijau ini menciptakan nuansa nyaman dan alami, apabila dipadukan dengan warna tanah yang membumi, seperti coklat. - NIPPON

Bisnis.com, JAKARTA - Setiap keluarga muslim pasti ingin mewujudkan rumah sebagai surga atau ‘Baiti Jannati’, tempat yang dapat menjadi ladang pahala dengan melakukan berbagai kebaikan bersama keluarga untuk mendapatkan keberkahan.

Ustadzah Aini Aryani dari Rumah Fiqih Indonesia mengatakan untuk mewujudkan rumahku surgaku atau Baiti Jannati maka dibutuhkan peran dari seluruh anggota keluarga sehingga terbina rumah tangga yang sakinah, tenang dan tentram; mawaddah, penuh kasih sayang antara suami istri dan anak; serta warahmah, mendapatkan rahmah kasih sayang dari Allah swt.

Selain itu, untuk menjadikan rumah penuh ketentraman dan kenyamanan perlu juga untuk menjaga kebersihan rumah. Apalagi kebersihan merupakan sebagian dari iman. Sebab selain dapat membebaskan keluarga dari risiko penyakit, rumah yang bersih juga akan membuat hidup menjadi nyaman sekaligus meningkatkan kualitas amal ibadah di rumah.

Apalagi pada di tengah pandemi saat ini, ketika seluruh anggota keluarga dianjurkan untuk tinggal di rumah, maka penting untuk menjaga kebersihan rumah sehingga dapat menciptakan Baiti Jannati.

Namun, sambungnya, agar kegiatan bersih-bersih rumah juga sekaligus menjadi ladang pahala, maka dibutuhkan niat. Apalagi di dalam Islam, niat merupakan hal yang membedakan antara ibadah dengan kebiasaan.

Artinya, dengan niat yang tulus untuk beribadah, segala sesuatu yang dilakukan sehari-hari, bahkan yang paling sederhana sekalipun, dapat menjadi bentuk amalan yang membantu kita untuk menjadi manusia yang lebih baik. Apalagi di bulan Ramadan ketika seorang banyak melakukan ibadah, menjaga kebersihan dan kesucian sangat penting untuk dilakukan.

“Niat membersihkan rumah dapat menjadi berkah yang berlipat ganda jika di saat yang sama kita mampu memberikan kebaikan pada diri sendiri, keluarga, lingkungan. Terlebih rumah yang bersih menjadi tempat beribadah dan berlindung yang paling aman dari berbagai ancaman penyakit sekaligus bisa menambah kekhusyukan saat beribadah di bulan Ramadan,”  ujarnya.

Ria Miranda, perancang busana muslim mengatakan menjaga kebersihan rumah merupakan hal yang penting apalagi sebagai ibu dari tiga orang anak, Ria merasa perlu untuk selalu membuat rumah lebih bersih dan nyaman. Apalagi di tengah pandemic saat ini seluruh anggota keluarga beraktivitas di rumah.

“Rumah ini menjadi tempat pertama kita mengajarkan anak-anak tentang pentingnya menjaga kebersihan. Apalagi ketika bersih-bersih rumah disertai dengan niat agar keluarga bisa tetap terjaga dan terlindungi dari berbagai penyakit,” ujarnya.

Sementara itu, Yuliana Safriani selaku Senior Brand Manager Dishwash, PT Unilever Indonesia, Tbk mengatakan untuk mengajak masyarakat menjadikan rumah bersih higienis penuh makna, Unilever Indonesia meluncurkan Sahaja.

“Dengan mengusung pesan #NawaituSahaja, kami ingin mengajak masyarakat untuk mentransformasi niat membersihkan rumah menjadi suatu hal yang penuh makna – sesuai dengan nilai-nilai yang dikedepankan dalam agama Islam,” tuturnya.

Nilai-nilai tersebut tertuang melalui prinsip 4 Pilar Kebaikan yang dikedepankan Sahaja, yaitu: Berbagi kepada sesama karena setiap pembelian produk Sahaja, konsumen otomatis men-shadaqahkan 2,5 persen dari penjualan bersih produk untuk mereka yang membutuhkan.

Dua, ramah lingkungan karena menggunakan bahan surfaktan pada produk sabun pencuci piring dan bahan pewangi untuk cairan pembersih lantai didapatkan dari sumber yang berkelanjutan dan mudah terurai.

Tiga, sesuai untuk keluarga, Sahaja memberikan perlindungan higienis dan tidak mengandung bahan yang tidak diperlukan untuk fungsional produk. Keempat, diproduksi secara halal menggunakan bahan-bahan yang 100 persen halal, di tempat produksi yang telah memiliki sertifikasi halal pula.


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Ramadan Virus Corona rumah tips bahagia
Editor : Novita Sari Simamora

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode bisnis indonesia logo epaper

BisnisRegional

To top