Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Tak Pakai Miniatur, Christopher Nolan Ledakkan Boeing 747 di Syuting Tenet

Sutradara film Tenet, Christopher Nolan, mengatakan bahwa dia dan krunya menggunakan properti Boeing 747 asli untuk diledakkan karena lebih efisien daripada menggunakan efek CGI atau miniatur.
Nirmala Aninda
Nirmala Aninda - Bisnis.com 28 Mei 2020  |  14:08 WIB
Loading the player ...
Trailer resmi Tenet

Bisnis.com, JAKARTA - Sutradara film Tenet, Christopher Nolan, mengatakan bahwa dia dan krunya menggunakan properti Boeing 747 asli untuk diledakkan karena lebih efisien daripada menggunakan efek CGI atau miniatur.

Dalam sebuah wawancara dengan majalah Total Film, Nolan mengatakan dia berencana untuk melakukan syuting menggunakan miniatur dan set-piece build dan kombinasi efek visual dan yang lainnya.

Namun, ketika mencari lokasi di Victorville, California, tim menemukan sejumlah pesawat tua.

"Kami mulai menghitung dan ternyata akan lebih efisien jika kami membeli pesawat dengan ukuran asli dan melakukan aksi nyata di depan kamera daripada membangun miniatur atau menggunakan CGI," ujar Nolan seperti dikutip melalui Insider, Kamis (28/5).

Pada kesempatan yang sama, aktor Robert Pattinson yang turut ambil peran dalam film ikut menimpali bahwa tidak dapat disangka dalam proses syuting akan ada 747 berukuran asli yang akan diledakkan.

"Ini langkah yang sangat berani sampai pada titik konyol ... Aku ingat, ketika kami sedang syuting, aku berpikir, kapan lagi hal seperti ini akan terjadi dalam sebuah film?" katanya.

Pattinson juga mengomentari upaya all-out film ini dalam sebuah wawancara dengan GQ.

Pattinson mengatakan bahwa 500 kru akan melakukan perjalanan ke negara yang berbeda bersama-sama untuk mengambil gambar dari segmen film, dan di setiap negara, ada adegan set-piece yang sangat besar, yang seperti klimaks dari film normal.

Dengan anggaran US$250 juta, 'Tenet' adalah film termahal kedua Nolan hingga saat ini setelah 'The Dark Knight Rises'. Trailer film ini juga menunjukkan cuplikan beberapa set-piece yang spektakuler.

Film ini akan dirilis pada 17 Juli, meskipun agenda dapat berubah karena krisis virus corona.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Film
Editor : Sutarno
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top