Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Nyeri Bahu dan Punggung Selama WFH, Bisa Pengaruhi Saraf Otak

Nyeri pada bahu dan punggung hingga kesemutan bisa mempengaruhi saraf di otak dan terutama jika leher selalu tertekuk.
Desyinta Nuraini
Desyinta Nuraini - Bisnis.com 24 Juni 2020  |  15:57 WIB
Nyeri punggung - boldsky.com
Nyeri punggung - boldsky.com

Bisnis.com, JAKARTA - Selama menjalani work from home (WFH) sejumlah orang mengeluhkan nyeri bahu dan punggung. Kondisi ini tentunya membuat aktivitas menjadi tidak nyaman.

Dokter Spesialis Kedokteran Fisik Rehabilitasi, Siti Chandra WIjayanti, mengatakan nyeri pada bahu dan punggung selama WFH terjadi karena para pekerja terlalu banyak duduk di depan laptop atau memainkan gadget terlalu lama.

"Bahunya membungkuk untuk menonton acara tertentu sehingga dia stagnan duduk, posisi bahu dan pundaknya dia melengkung," ujarnya baru-baru ini.

Dia menjelaskan tubuh diciptakan untuk selalu bergerak. Jika tubuh diam atau stagnan, maka akan mempengaruhi fungsi persendian. Dalam hal ini, sendi area bahu dan pinggul yang paling banyak digunakan untuk menggerakkan kaki atau tangan.

Jika tidak bisa digerakkan dengan baik atau tubuh dalam posisi diam dengan waktu yang lama, bisa membuat badan menjadi pegal, kesemutan pada area tertentu, paling parahnya lagi kata Siti bisa mempengaruhi saraf di otak dan  terutama jika leher selalu tertekuk.

"Berpengaruh dari otak ke tangan juga terganggu, kabel juga kalau dibengkokkan kan nggak lancar jalannya," jelas Siti.

Saraf di otak katanya menyambung ke leher kemudian tulang belikat. Oleh karena itu, jika posisi duduk selalu menekuk dan menunduk, tentu bahu dan punggung akan terasa pegal.

Siti menyarankan walaupun harus bekerja dari rumah, para pekerja harus tetap bergerak. Posisi duduk juga perlu dibenahi agar nantinya badan tidak bungkuk permanen.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

saraf otak Work From Home
Editor : Novita Sari Simamora
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.
0 Komentar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top