Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Pemulihan Psikis Anak Korban Pelecehan Seksual Perlu Intervensi

Melihat masih maraknya kasus pelecehan seksual pada anak, Psikolog Gisella Tani Pratiwi mengatakan hal ini menunjukkan perlunya peningkatan kualitas SDM dan sistem pengawasan kinerja.
Desyinta Nuraini
Desyinta Nuraini - Bisnis.com 08 Juli 2020  |  17:28 WIB
Ilustrasi pelecehan seksual. - Istimewa
Ilustrasi pelecehan seksual. - Istimewa

Bisnis.com, JAKARTA – Pelecehan seksual terhadap anak-anak masih saja marak. Kasus terakhir, justru anak korban pemerkosaan yang sedang dalam perlindungan.

Melihat masih maraknya kasus pelecehan seksual pada anak, Psikolog Gisella Tani Pratiwi mengatakan hal ini menunjukkan perlunya peningkatan kualitas SDM dan sistem pengawasan kinerja.

Selain itu, kasus seperti ini memiliki dampak destruktif yang berkali lipat, khususnya kepada anak yang menjadi korban. “Kasus semacam ini menodai image lembaga perlindungan anak sehingga menambah faktor ketidakamanan masyarakat yang membutuhkan,” tegasnya saat dihubungi Bisnis, Rabu (8/7/2020).

Pada kasus semacam ini, korban akan mengalami trauma yang berlebih dan dapat mempengaruhi aspek emosi, sosial, pola pikir, perilaku, dan kondisi biologisnya. “Dampak bisa tertunda atau langsung. Dapat dialami jangka pendek dan panjang,” sebutnya.

Pemulihannya pun nanti dibutuhkan intervensi yang komprehensif secara psikososial, lintas bidang, dan melibatkan banyak pihak. Paling utama dan pertama menyediakan lingkungan dan pihak-pihak yang dapat menciptakan rasa aman secara psikologis.

“Intervensi dan rencana pemulihan komprehensif perlu direncanakan dengan menyesuaikan dengan kondisi khusus anak seperti karakteristik pribadi, kejadian traumatis yang dialami, dan support sistem yang dimiliki,” tukasnya.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

psikologi Pelecehan Seksual
Editor : Mia Chitra Dinisari
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.
0 Komentar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top