Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Pejabat China Ungkap Ada Penyakit Baru Lebih Mematikan dari Covid-19, Menyebar di Asia

Pejabat China menyatakan penyakit itu merupakan "pneumonia tak dikenal" yang fatal dengan tingkat kematian lebih tinggi dari coronavirus COVID-19 yang menyebar di seluruh negara Asia.
Mia Chitra Dinisari
Mia Chitra Dinisari - Bisnis.com 11 Juli 2020  |  09:51 WIB
Foto rontgen sinar-X menunjukkan paru-paru yang terinfeksi tuberkulosis. - Reuters/Luke MacGregor
Foto rontgen sinar-X menunjukkan paru-paru yang terinfeksi tuberkulosis. - Reuters/Luke MacGregor

Bisnis.com, JAKARTA - China melaporkan penyakit baru yang tidak diketahui menyebar di seluruh negara Asia lebih mematikan daripada COVID-19.

Pejabat China menyatakan penyakit itu merupakan "pneumonia tak dikenal" yang fatal dengan tingkat kematian lebih tinggi dari coronavirus COVID-19 yang menyebar di seluruh negara Asia.

Daerah di Kazakhstan telah melihat lonjakan besar dalam kasus penyakit ini sejak pertengahan Juni.

Kementerian Kesehatan negara itu mengatakan telah mencatat lebih dari 32.000 kasus jenis pneumonia yang sebelumnya tidak diketahui antara 29 Juni dan 5 Juli dengan 451 kematian.

Kedutaan China di Kazakhstan mengatakan negara itu menyaksikan 1.772 kematian pada paruh pertama tahun ini, beberapa di antaranya adalah warga negara China.

Mereka menggambarkan penyakit itu sebagai "pneumonia yang tidak diketahui

"Kematian penyakit ini jauh lebih tinggi daripada coronavirus baru. Departemen kesehatan negara itu sedang melakukan penelitian komparatif terhadap virus pneumonia, tetapi belum mengidentifikasi virusnya." Ujar pejabat negara itu dikutip dari Express.

Warga negara China telah didesak untuk melindungi diri mereka sendiri dengan cara yang sama seperti yang mereka lakukan dengan virus corona.

Sementara itu, Covid-19 berasal dari Wuhan, Cina, dan telah menginfeksi lebih dari 12 juta orang di seluruh dunia. Ini telah membuat sebagian besar negara terkunci dan memaksa orang untuk memakai masker wajah, berlatih menjaga jarak sosial dan sering mencuci tangan.

"Sekitar 300 orang yang didiagnosis menderita pneumonia sedang dirawat di rumah sakit setiap hari." Ujar Saul Kisikova, kepala departemen perawatan kesehatan di ibukota Kazakhstan

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

pneumonia Virus Corona
Editor : Mia Chitra Dinisari
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.
0 Komentar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top