Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Tips Kontrol Kolesterol dan Berat Badan saat Iduladha

Makan olahan daging kurban dapat menyebabkan naiknya kolesterol dan berat badan karena jika dilihat dari kandungan gizinya, mengandung tinggi lemak, khususnya lemak jenuh, dan kolesterol dimana berat badan akan ikut mengalami kenaikan.
Mia Chitra Dinisari
Mia Chitra Dinisari - Bisnis.com 28 Juli 2020  |  13:46 WIB
Ilustrasi olahan makanan di hari raya Iduladha
Ilustrasi olahan makanan di hari raya Iduladha

Bisnis.com, JAKARTA -  Seperti halnya Idulfitri, Iduladha juga dirayakan dengan segala santapan beraneka ragam.

Apalagi, di Iduladha yang merupakan momen kurban, akan ada banyak santapan berbahan daging sapi dan kambing yang tinggi kolesterol.

Mulai dari rendang daging, sate, gulai, tongseng, dan lain-lain menjadi ciri khas di hari raya Iduladha.

Dikutip dari laman produsen suplemen serat FibreFirst, makan olahan daging kurban dapat menyebabkan naiknya kolesterol dan berat badan karena jika dilihat dari kandungan gizinya, mengandung tinggi lemak, khususnya lemak jenuh, dan kolesterol dimana berat badan akan ikut mengalami kenaikan.

Nourmatania Istiftiani SKM selaku Scientific FibreFirst ikut menekankan, konsumsi makanan tinggi lemak dan kalori, seperti dalam hidangan Iduladha juga berisiko meningkatkan kadar kolesterol darah.

Namun, bukan berarti kita tidak dapat mencegah peningkatan kadar kolesterol dan berat badan saat Idul Adha. Ada beberapa tips yang dapat kamu lakukan untuk mengurangi dan mencegah kedua hal tersebut, antara lain:

Pilih bagian daging dengan kandungan sedikit lemak

Pilih bagian daging yang mengandung sedikit lemak atau kamu dapat membuang lemak yang ada di daging kurban. Hindari juga mengonsumsi bagian jeroan, karena mengandung tinggi lemak dan kolesterol.

Porsi secukupnya

Perhatikan porsi atau jumlah daging yang dikonsumsi. Terlalu banyak mengonsumsi makanan tinggi kalori atau tinggi lemak juga akan menimbulkan rasa tidak nyaman pada pencernaan yang umum terjadi pada hari raya, seperti refluks dan dispepsia.

Konsumsi cukup serat dari buah dan sayuran

Buah dan sayuran adalah sumber serat yang memiliki manfaat positif untuk kadar kolesterol. Konsumsi diet tinggi serat dapat menurunkan kolesterol hingga 10%. “Konsumsi serat, khususnya serat larut air (seperti psyllium, pektin, beta glucan, dll), akan mengikat kolesterol yang ada di pencernaan dan mengeluarkannya bersama dengan feses. Konsumsi serat juga dapat membantu mengontrol berat badan, karena serat memberikan rasa kenyang dan akan difermentasi oleh bakteri pencernaan, membentuk asam lemak rantai pendek yang dapat meningkatkan pembakaran lemak serta mengurangi penyimpanan lemak”, kata dr. Hilna Khairunisa M. Gizi, Sp. Gk.

Agar tetap bisa menikmati makan-makan di hari raya Idul Adha tanpa khawatir kolesterol dan berat badan naik, sebaiknya ikuti tips di atas.

"Khusus untuk serat, jika dalam hari tersebut dirasa kamu tidak cukup mengonsumsi serat, kamu bisa minum suplemen serat seperti FibreFirst,"  tambahnya.

Dia juga mengatakan konsumsi makanan yang tinggi kalori dan lemak dapat meningkatkan produksi racun dan menurunkan jumlah serta keragaman bakteri baik di pencernaan, oleh karena itu penting sekali untuk mengonsumsi serat yang cukup.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

kolesterol iduladha
Editor : Mia Chitra Dinisari
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top