Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

ID Card Ini Pantau Pergerakan OTG Untuk Cegah Pemutusan Virus Corona

Orang tanpa gejala (OTG) memang harus melakukan isolasi mandiri dengan ketat sehingga penularan bisa ditekan secara maksimal.
Dewi Andriani
Dewi Andriani - Bisnis.com 13 Oktober 2020  |  09:06 WIB
Kartu untuk memantau orang tanpa gejala virus corona (Covid-19). - istimewa
Kartu untuk memantau orang tanpa gejala virus corona (Covid-19). - istimewa

Bisnis.com, JAKARTA – Salah satu tantangan terbesar yang dihadapi pemerintah saat ini untuk memutus mata rantai penyebaran virus corona Covid-19 adalah mengawasi kelompok yang masuk dalam kasus suspek atau orang tanpa gejala (OTG).

Pasalnya, kelompok OTG ini memang tidak menunjukan gejala apapun tetapi mereka bisa menjadi pihak yang membawa virus dan menularkan kepada orang yang memiliki faktor risiko dan daya tahan tubuh rendah.

Idealnya, OTG memang harus melakukan isolasi mandiri dengan ketat sehingga penularan bisa ditekan secara maksimal. Namun, rendahnya disiplin masyarakat membuat hal tersebut sulit dilakukan sehingga kasus Covid-19 ini akan kian meningkat.

Tantangan berat inilah yang kemudian mendorong Alamsyah Cheung, seorang pengusaha muda yang juga pendiri serta pemilik Fox Logger melakukan inovasi dengan basis kemampuannya di bidang teknologi terutama Internet of Things (IoT), Alamsyah kemudian mengembangkan Fox Logger ID Card.

Berbeda dengan ID Card pada umumnya yang hanya berfungsi sebagai tanda pengendal, Fox Logger ID Card ini menjadi alat yang memantau posisi pergerakan orang atau objek yang menggunakan alat ini. Adapun pihak yang memantau akan dengan cepat mengetahui posisi yang bersangkutan sehingga dapat melakukan tindakan yang tepat dan cepat.

Alat berbentuk kartu ini sangat berguna dimanfaatkan Satgas Covid-19, terutama dalam mengawasi pasien OTG atau yang melakukan isolasi mandiri. Ada beberapa hal yang melatarbelakanginnya.

Pertama, melalui Fox Logger ID Card ini, Satgas COVID-19 dapat mengetahui posisi pasien yang mengenakannya. Apabila pasien keluar dari area yang menjadi restriksinya (pembatasan geraknya), maka petugas akan segera mengetahuinya secara real time. Petugas juga bisa langsung berkomunikasi dengan yang bersangkutan.

“Lewat platform Fox Logger ID Card, Satgas bisa membuat batas area isolasi pasien positif COVID-19, misal radius 100 meter dari titik kordinat tempat tinggal pasien. Jika pasien yang sedang dalam masa isolasi ternyata keluar dari radius tersebut, maka tim Satgas akan segera mendapatkan notifikasi via email, serta peringatan di dashboard. ID Card ini akan segera mengirimkan sinyal dan peringatan,” papar Alamsyah, dalam keterangan yang diterima Bisnis, Selasa (13/10/2020).

OTG, virus corona,

Yang kedua, dalam Fox Logger ID Card tersedia Panic Button yang bisa mengabarkan dengan cepat ke Satgas COVID-19 seandainya terjadi sesuatu pada pasien yang sedang dalam masa pengawasan atau isolasi mandiri. Pasien tinggal memencet tombol tersebut sehingga petugas bisa langsung datang karena menerima notifikasi serta peringatan di dashboard.

Semua hal itu dimungkinkan, karena Fox Logger ID Card dikembangkan berbasis teknologi Internet of Things. Kemudian dalam ID Card ini juga terdapat Sim Card sehingga antara pasien dan Tim Satgas dapat berkomunikasi secara langsung.

“Tim COVID-19 Indonesia bisa langsung menghubungi pasien yang mengenakan Fox Logger ID Card via telepon dan berkomunikasi langsung untuk mengingatkan agar tetap melakukan isolasi mandiri pada waktu yang sudah ditentukan, atau bertanya apa yang dibutuhkan segera,” katanya.

Dia juga memastikan server Fox Logger dapat terus memantau pergerakan posisi pasien dan menyajikannya dalam bentuk data peta digital sehingga pengambilan keputusan dan tindakan akan lebih baik.

Seperti diketahui bersama, memantau pergerakan orang yang terpapar virus corona tidaklah mudah. Baru sedikit negara maju yang dapat melakukannya dengan baik, salah satunya adalah Singapura dan Taiwan.

Menimbang posisi geografis Indonesia serta kedisiplinan masyarakat yang masih rendah dalam menerapkan protokol kesehatan, Alamsyah berharap produk yang dikembangkannya bisa segera dimanfaatkan Satgas Covid-19.

“Saya berharap terobosan Foxx Logger, yang notabene mereka karya anak bangsa ini, bisa segera digunakan Satgas Covid-19 untuk menanggulangi pandemi di Indonesia mengingat fungsi-fungsinya yang sangat bermanfaat,” ujarnya.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Virus Corona covid-19
Editor : Novita Sari Simamora
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top