Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

9 Alasan Menunda Punya Anak Setelah Menikah

Memiliki anak bisa meningkatkan biaya yang harus dikeluarkan. Ini Menjadi masalah jika penghasilan yang didapatkan orang tua terbilang minim.
Desyinta Nuraini
Desyinta Nuraini - Bisnis.com 13 Oktober 2020  |  15:14 WIB
Pasangan suami-istri - Istimewa
Pasangan suami-istri - Istimewa

Bisnis.com, JAKARTA - Memiliki anak mungkin menjadi impian bagi mereka yang baru berumah tangga. Namun terkadang, ada pula yang belum siap untuk menjadi seorang ayah ataupun ibu.

Ada banyak faktor mengapa pasangan suami istri yang baru menunda untuk memiliki anak. Berikut diantaranya seperti dilansir dari Bolde, Selasa (13/10/2020):

1. Menikmati kehidupan pascapernikahan

Banyak yang menghabiskan setahun sebelum pernikahan untuk merencanakan pernikahan dan bulan madu. Jadi, begitu menikah, mereka hanya ingin menikmati hidup baru sebagai suami dan istri. Mereka masih melakukan semua hal yang seperti saat bertunangan. Berkencan malam, mengunjungi keluarga, berlibur, menjelajahi sekitar kota, rasanya jauh lebih ajaib begitu menikah.

2. Ingin mendapatkan rumah sesuai selera

Jelang pernikahan banyak orang yang membeli rumah untuk nantinya hidup bersama. Setelah pernikahan, ada lebih banyak renovasi rumah yang ingin dikejar untuk mendapatkan suasana rumah impian.

3. Ingin fokus pada karir

Penting bagi sebagian orang merasa puas dalam karir sebelum hamil. Mereka memperoleh banyak pengalaman profesional dalam peran ini dan menghabiskan waktu untuk mengeksplorasi lebih banyak peluang bagi diri di dalam perusahaan.

4. Menambah rekening tabungan

Pernikahan itu mahal dan begitu pula bayi. Pernikahan dan bulan madu sedikit mengempiskan rekening tabungan pasutri baru. Oleh karena itu, mengembalikannya ke angka yang membuat mereka nyaman sebelum berbicara tentang hamil.

5. Meningkatkan kepercayaan diri

Pasutri baru mungkin sering beradu argumen di awal pernikahan. Namun seiring waktu mereka akan menyadari betapa mereka saling melengkapi. Kita bisa meningkatkan kepercayaan diri satu sama lain, atau bisa menghancurkannya. Kita bisa memperlakukan satu sama lain dengan hormat dan bermartabat, atau kita bisa mengabaikan satu sama lain. Pernikahan menjadi hal terpenting bagi setiap pasangan, yang dengan cepat mengajarkan banyak hal tentang cinta dan kehidupan.

6. Belum merasa siap

Banyak pasangan yang belum merasa siap menjadi orang tua. Ada yang selalu berbicara tentang memiliki anak dan seperti apa rasanya, tetapi jika bertanya dengan serius pada diri sendiri apakah siap, ternyata belum.

7. Ingin menikmati perjalanan

Tentu saja, mungkin untuk bepergian setelah Anda menjadi orang tua, menjadi lebih sulit karena waktu, dana, dan hanya ingin berada di dekat anak-anak. Tetapi banyak pasutri yang ingin menikmati perjalanan mereka berdua saja layaknya pasangan yang baru berkencan.

8. Mencari yang kurang dalam berkarir

Akhirnya, sebagian orang menyadari sudah waktunya untuk mencari peluang profesional setelah menikah. Menempati posisi di puncak karir sebelum memiliki seorang anak menjadi prestasi bagi sebagian orang. Pasalnya ketika memiliki anak, untuk mencapai puncak karir tersebut akan terasa sulit.

9. Pengeluaran rutin

Memiliki anak pasti ada saja biaya yang harus dikeluarkan. Menjadi masalah jika penghasilan yang didapatkan orang tua terbilang minim. Oleh karena itu banyak pasangan yang berupaya mengumpulkan uang terlebih dahulu sebelum nantinya memiliki anak.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

anak menikah pasangan suami istri
Editor : Novita Sari Simamora
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top