Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Mutasi Strain Virus Corona Ditemukan, Denmark Akan Musnahkan 17 Juta Ekor Cerpelai

Perdana Menteri Mette Frederiksen mengatakan virus yang bermutasi itu menimbulkan "risiko efektivitas" dari vaksin Covid-19 di masa depan.
Mia Chitra Dinisari
Mia Chitra Dinisari - Bisnis.com 05 November 2020  |  07:22 WIB
Cerpelai
Cerpelai

Bisnis.com, JAKARTA - Sebanyak 17 juta cerpelai akan dimusnahkan di Denmark setelah versi mutasi dari virus korona yang dapat menyebar ke manusia terdeteksi di peternakan cerpelai.

Perdana Menteri Mette Frederiksen mengatakan virus yang bermutasi itu menimbulkan "risiko efektivitas" dari vaksin Covid-19 di masa depan.

Untuk diketahui, Denmark adalah produsen bulu cerpelai terbesar di dunia. Polisi mengatakan pemusnahan harus dilakukan secepat mungkin.

Kasus virus corona telah terdeteksi di peternakan cerpelai di wilayah Jutland utara Denmark, dan di bagian lain Eropa, selama beberapa bulan.

Tetapi kasus menyebar dengan cepat di Denmark, dan lima kasus strain virus baru ditemukan di peternakan cerpelai. Dua belas orang telah terinfeksi, kata pihak berwenang.

Perdana Menteri Frederiksen menggambarkan situasinya sebagai "sangat, sangat serius".

Dia mengutip laporan pemerintah yang mengatakan virus yang bermutasi telah ditemukan melemahkan kemampuan tubuh untuk membentuk antibodi, yang berpotensi membuat vaksin yang sedang dikembangkan untuk Covid-19 tidak efektif.

"Kami memiliki tanggung jawab besar terhadap populasi kami sendiri, tetapi dengan mutasi yang sekarang telah ditemukan, kami memiliki tanggung jawab yang lebih besar untuk seluruh dunia juga," katanya dalam konferensi pers.

Mink di lebih dari 1.000 peternakan harus dimusnahkan. Kepala Polisi Thorkild Fogde mengatakan itu akan menjadi "usaha yang sangat besar".

Spanyol memusnahkan 100.000 cerpelai pada Juli setelah kasus terdeteksi di sebuah peternakan di provinsi Aragón, dan puluhan ribu hewan disembelih di Belanda menyusul wabah di peternakan di sana.

Penelitian sedang dilakukan untuk mencari tahu bagaimana dan mengapa cerpelai dapat menangkap dan menyebarkan infeksi.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

denmark Virus Corona
Editor : Mia Chitra Dinisari
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top