Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Virus Flu Babi Langka Muncul di Kanada

Penduduk yang terinfeksi tersebut, yang terdeteksi pertama kali di provinsi barat Alberta pada pertengahan Oktober, tampaknya telah diisolasi dengan baik "dan tidak ada peningkatan risiko terhadap penduduk Alberta pada saat ini," menurut pejabat kesehatan setempat melalui sebuah laporan seperti dikutip dari channelnewsasia.com.
Fransisco Primus Hernata
Fransisco Primus Hernata - Bisnis.com 05 November 2020  |  19:30 WIB
Partikel virus flu babi (influenza tipe A subtipe H1N1) - NIAID
Partikel virus flu babi (influenza tipe A subtipe H1N1) - NIAID

Bisnis.com, JAKARTA - Otoritas kesehatan Pemerintah Kanada pada hari Rabu (4 November) melaporkan kasus infeksi pertama pada manusia yang terinfeksi virus H1N2 di negara itu.

Virus ini merupakan salah satu jenis flu babi yang langka.

Penduduk yang terinfeksi tersebut, yang terdeteksi pertama kali di provinsi barat Alberta pada pertengahan Oktober, telah diisolasi dan tidak ada peningkatan risiko terhadap penduduk Alberta pada saat ini, menurut pejabat kesehatan setempat melalui sebuah laporan seperti dikutip dari channelnewsasia.com.

"Ini adalah satu-satunya kasus influenza yang dilaporkan terdapat di Alberta di musim flu sejauh ini," menurut laporan tersebut.

Menurut laporan tersebut pasien yang tidak disebutkan namanya mengalami gejala mirip influenza yang ringan, dan telah menjalani tes dan kemudian sembuh dengan cepat. Tidak ada bukti saat ini bahwa virus telah menyebar lebih jauh, menurut laporan tersebut lebih lanjut

Pejabat kesehatan Kanada sedang menyelidiki dari mana virus itu berasal, dan untuk memverifikasi bahwa virus itu tidak menyebar.

Sejak tahun 2005 hanya terdapat 27 kasus di seluruh dunia yang telah dilaporkan dari orang yang terinfeksi H1N2 yang tidak bisa disamakan dengan virus flu babi H1N1 yang lebih umum. Tidak ada kasus di Kanada sebelum kasus ini terjadi.

Virus H1N2 bukanlah penyakit terkait makanan dan tidak dapat ditularkan ke manusia dengan memakan daging babi atau produk babi lainnya, menurut para pejabat kesehatan Kanada.

"Ini jenis flu yang langka pada manusia, biasanya penyakit ini berasal dari interaksi dengan babi yang terinfeksi dan diketahui tidak menyebar dengan mudah dari manusia ke manusia," tulis Theresa Tam, Kepala Kesehatan Masyarakat Kanada, melalui Twitter.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

kanada flu Flu Babi
Editor : Mia Chitra Dinisari
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top