Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

5 Fakta Anak Perempuan Presiden AS Terpilih Joe Biden, Pernah Kerja di Toko Pizza

Kini, ketika Joe Biden terpilih sebagai Presiden AS yang baru, nama putrinya juga ikut menarik perhatian publik. Dia adalah Ashley Biden, seorang aktivis sosial yang tidak suka sorotan publik.
Mia Chitra Dinisari
Mia Chitra Dinisari - Bisnis.com 26 November 2020  |  12:35 WIB
Joe Biden dan Ashley
Joe Biden dan Ashley

Bisnis.com, JAKARTA - Saat Presiden AS Donald Trump terpilih, nama Ivanka Trump, putrinya menarik perhatian publik. Begitu juga ketika Bill Clinton jadi presiden, Chelsea Clinton juga tak lepas dari perhatian dunia dalam gerak geriknya.

Kini, ketika Joe Biden terpilih sebagai Presiden AS yang baru, nama putrinya juga ikut menarik perhatian publik.

Dia adalah Ashley Biden, seorang aktivis sosial yang tidak suka sorotan publik.

Jika sang kakakHunter Biden mungkin dikenal karena sejarahnya dengan obat-obatan, tetapi Ashley dikenal lebih tertutup. Bahkan, profil instagramnya pun diprivate.

Ashley, seorang aktivis dengan hasrat terhadap perlindungan hewan dan reformasi peradilan pidana, tidak mungkin hanya duduk dan menikmati sorotan. Dia secara terbuka menyatakan bahwa, meskipun ayahnya adalah pemimpin baru AS, dia akan terus menyuarakan pendapatnya tentang proyek yang dia sukai.

Berikut semua yang perlu Anda ketahui tentang putri orang pertama di AS yang baru ini :

1. Dia pernah bekerja di toko pizza

Lahir pada tahun 1981, Ashley mengambil jurusan antropologi budaya di Universitas Tulane New Orleans. Tidak seperti Ivanka, yang menghabiskan waktu menjadi model dan memasuki kancah sosial Kota New York, Ashley bekerja di toko pizza sambil memikirkan apa yang ingin dia lakukan dalam hidup setelah lulus.

2. Terinspirasi oleh ayahnya

Presiden terpilih Joe Biden jelas memiliki hubungan dekat dengan putrinya. Itu sangat jelas dari kampanye politiknya. Ashley menemani ayahnya dalam perjalanan kampanye, berbicara tentang bagaimana dia menginspirasi pilihan hidupnya. Dia menjelaskan bahwa dia mendorongnya untuk menyuarakan pendapatnya ketika dia tahu ada sesuatu yang salah, yang dia sebut prinsip panduan dalam hidupnya.

3. Aktivis yang setia

Ayahnya yang memotivasinya menjadi seorang aktivis. Pada 2014, dia diangkat menjadi direktur eksekutif di Delaware Center for Justice, sebuah organisasi yang berfokus pada reformasi peradilan pidana. Ketika saudara tirinya, Beau, meninggal karena kanker otak pada 2015, ibunya Jill berkata bahwa Ashley menjalankan misinya untuk mengikuti jejaknya dan berjuang untuk reformasi.

Setiap hari sangat kuat. Tadi malam salah satu manajer kasus mengeluarkan seseorang dari penjara, dan dia pergi pada pukul sembilan malam untuk memberinya seragam untuk pekerjaan barunya, dan mengambil foto dirinya yang terlihat sangat bangga bisa kembali bekerja. dan dalam seragam itu. Pekerjaan yang kami lakukan berdampak pada orang-orang yang nyata. Majalah Ashley Biden ke Glamour tahun 2017

4. Tidak suka sorotan

Meskipun memiliki figur politik untuk seorang ayah, Ashley secara historis menghindari sorotan publik. Dia masih bertekad untuk menyembunyikan aspek hidupnya dari mata publik bahkan saat Joe Biden siap untuk memasuki Gedung Putih Januari mendatang. Akun Instagram-nya tetap pribadi dan dia jarang menghadiri acara publik, malah memilih untuk fokus pada tujuan yang dapat membuat perbedaan.

5.  Pernah terlibat skandal narkoba

?Tetapi meskipun dia lebih suka merahasiakan kehidupan pribadinya, itu tidak berarti Ashley belum melihat skandalnya yang adil. Kembali pada tahun 2009, ketika ayahnya menjadi wakil presiden Barack Obama, salah satu temannya dilaporkan mencoba menjual rekaman video dirinya yang diduga menghirup kokain, meminta US$2 juta untuk rekaman berdurasi 43 menit.

Video tersebut tidak laku, tetapi media AS masih mengangkat ceritanya. The New York Post, setelah meninjau 90 detik video tersebut, melaporkan bahwa meskipun wanita yang difilmkan itu mirip dengan Ashley, tidak dapat disimpulkan bahwa itu memang dia.

Ini juga bukan pertama kalinya Ashley mendapat masalah karena narkoba. Pada 1999, dia ditangkap karena memiliki mariyuana, meskipun tidak ada hukuman yang tercatat atas insiden tersebut. Beberapa tahun kemudian, ada juga laporan bahwa dia ditangkap karena menghalangi petugas.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

presiden as Joe Biden
Editor : Mia Chitra Dinisari
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top