Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Makanan Sehat Harus Warna-Warni dan Nikmat

Menurut Emilia E. Achmadi MS., RDN., selaku Clinical Dietitian dan Sport Nutritionist dari MesaAcademy mengatakan, memang kondisi sesat pikir ini membuat banyak orang kalah sebelum berperang, menunda memulai gaya hidup dan pola makan sehat.
Gloria Fransisca Katharina Lawi
Gloria Fransisca Katharina Lawi - Bisnis.com 12 Desember 2020  |  19:04 WIB
Sayur dan buah - dummies.com
Sayur dan buah - dummies.com

Bisnis.com, JAKARTA - Sejumlah masyarakat di Indonesia masih terjebak dengan anggapan bahwa mengelola hidup sehat dengan mengontrol makanan artinya siap mengonsumsi makanan yang tak sedap.

Menurut Emilia E. Achmadi MS., RDN., selaku Clinical Dietitian dan Sport Nutritionist dari MesaAcademy mengatakan, memang kondisi sesat pikir ini membuat banyak orang kalah sebelum berperang, menunda memulai gaya hidup dan pola makan sehat.

Pasalnya asumsi makanan sehat selalu makanan yang monoton, tidak menggairahkan apalagi enak. Faktanya, Emilia menyebut makanan yang sehat haruslah makanan yang enak dan berwarna-warni.

"Banyak orang takut makanan manis, padahal semua hukum sehat itu sama, makanan harus seimbang dan variasi, artinya berwarna-warni," jelas Emilia, Jumat (11/12/2020).

Kondisi ini juga berimbas pada banyak orang menghindari makanan penutup karena khawatir dengan kandungan gulanya. Padahal, makanan penutup yang sehat dan natural seperti frozen yoghurt sebenarnya memberi banyak manfaat.

Kandungan kalsium, protein dan probiotic yang ada pada frozen yoghurt dari llaollao ini baik untuk tubuh, apalagi jika dikombinasikan dengan buah dan kacang-kacangan yang akan memberikan extra vitamin & mineral dan juga serat. Kandungan gula yang natural yang adad pada produk frozen yoghurt llaollao  masuk dalam parameter jumlah yang tidak berlebihan.  

Hidangan penutup seperti produk frozen yoghurt dari llaollao misalnya, dapat melengkapi one day meal plan agar lebih sempurna.

Dalam setiap sajiannya, frozen yoghurt dari llaollao dapat mencukupi kebutuhan kalsium sekitar 37% dari Angka Kecukupan Gizi (AKG) sehingga baik untuk kekuatan tulang dan gigi.

Produk llaollao juga aman dikonsumsi oleh setiap golongan masyarakat, termasuk kelompok sensitif, seperti anak-anak, ibu hamil, dan lansia. Tak hanya bermanfaat bagi tubuh, llaollao juga menghadirkan beragam pilihan topping kaya rasa yang natural tanpa pemanis buatan.

Frozen yoghurt berkualitas dari Spanyol ini dapat dikombinasikan dengan berbagai macam potongan buah segar, sereal, kudapan lainnya dan saus lezat sesuai keinginan konsumen. Tercatat kurang lebih ada 11.300 kombinasi menu yang dapat dinikmati pelanggan llaollao di seluruh dunia. 

Perpaduan kelezatan ini sudah mendulang sukses di berbagai belahan dunia. Secara global, llaollao memiliki 220 gerai yang beroperasi di 22 negara. Setiap harinya lebih dari 2,52 juta buah segar dinikmati oleh para pelanggan setia llaollao di dunia. 

Pedro Espinosa, CEO dan Pendiri llaollao mengatakan, sangat bahagia kembali ke Jakarta dan kota-kota lain di Indonesia yang akan menyusul dan bisa menghadirkan kembali produk kami kepada para pencinta llaollao.

Bekerja sama dengan Pelaga Group dia yakin akan mampu memperkuat kehadiran llaollao di Indonesia dan terus berkembang bersama potensi pasar yang ada.

kerja sama ini menjadi salah satu bagian penting dari komitmen perusahaan Pelaga Group dalam mengembangkan strategi bisnisnya dengan menghadirkan berbagai makanan dan minuman yang sesuai dengan pasar Indonesia secara berkelanjutan.

Hal ini juga menunjukkan optimisme Pelaga Group untuk terus berkontribusi terhadap industri makanan dan minuman serta ekonomi di Tanah Air yang tengah berupaya bangkit dari dampak pandemi.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

kesehatan makanan sehat
Editor : Mia Chitra Dinisari
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top