Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Ini Alasan Obesitas Ganggu Kesuburan

Spesialis Obstetri dan Ginekologi dari Klinik Mbrio RS Mitra Keluarga Kelapa Gading dr. Achmad Kemal Harfiz mengatakan makin banyak kasus kesuburan dikaitkan dengan obesitas.
Desyinta Nuraini
Desyinta Nuraini - Bisnis.com 11 Januari 2021  |  19:59 WIB
Obesitas - abcnews.go.com
Obesitas - abcnews.go.com

Bisnis.com, JAKARTA - Kelebihan berat badan bukan hanya berdampak buruk bagi kesehatan namun juga kesuburan.

Spesialis Obstetri dan Ginekologi dari Klinik Mbrio RS Mitra Keluarga Kelapa Gading dr. Achmad Kemal Harfiz mengatakan makin banyak kasus kesuburan dikaitkan dengan obesitas.

"Bisa menyebabkan telur susah tumbuh dan berkembang," ujarnya, Senin (11/1/2021).

Oleh karena itu, penting untuk menurunkan berat badan jika ingin meningkatkan kesuburan. Tentunya, bisa dilakukan dengan menerapkan pola hidup sehat dengan mengurangi asupan gula dan lemak, serta meningkatkan asupan serat.

"Harus dijalankan untuk pasangan yang ingin program kehamilan, istirahat yang cukup, makan makanan seimbang, kurangi konsumsi lemak dan meningkatkan konsumsi serat dan sayur-sayuran," tuturnya.

Satu hal lagi yang perlu dihindari yakni rokok. "Karena jelas rokok bisa mengganggu kesuburan baik pria maupun wanita," tegasnya.

Spesialis Andrologi dr. Tri Bowo Hasmoro menjelaskan apabila berat badan berlebih kemudian postur tubuh di bagian paha besar, akan mempengaruhi suhu di sekitar buah zakar seorang pria.

"Suhu yang tinggi pada orang yang seperti ini tentunya akan mempengaruhi kuantitas dan kualitas sperma," jelasnya.

Beberapa penelitian pun menegaskan ada hubungan antara obesitas dan penurunan kesuburan pria

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

obesitas Kesuburan
Editor : Mia Chitra Dinisari
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top