Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Konsumsi Camilan Meningkat Selama Pandemi Virus Corona

Sebanyak 64 persen masyarakat Indonesia menganggap camilan menjadi produk yang sangat penting selama pandemi.
Desyinta Nuraini
Desyinta Nuraini - Bisnis.com 12 Januari 2021  |  19:23 WIB
Mondelez International adalah grup pabrikan minuman, biskuit dan kue kering, cokelat, permen karet, hingga makanan camilan. Salah satu merek produk yang cukup dikenal ada Oreo.  - Modelez
Mondelez International adalah grup pabrikan minuman, biskuit dan kue kering, cokelat, permen karet, hingga makanan camilan. Salah satu merek produk yang cukup dikenal ada Oreo. - Modelez

Bisnis.com, JAKARTA - Pandemi virus corona mengubah kebiasaan masyarakat Indonesia akan konsumsi dan pembelian camilan. Hal ini dibuktikan melalui Survei The State of Snacking 2020 yang dilakukan Mondelez International.

Dari hasil survei, pandemi Covid-19 meningkatkan kebutuhan camilan harian masyarakat. Disampaikan  bahwa masyarakat Indonesia rata-rata mengkonsumsi 3x makanan ringan per hari, yang melebihi jumlah rata-rata global.

"Lebih tinggi dari rata-rata global, ternyata 60 persen orang Indonesia lebih banyak ngemil selama pandemi dibandingkan sebelumnya," beber Presiden Direktur Mondelez Indonesia Prashant Peres, Selasa (12/1/2020/1).

Tak hanya itu, 64 persen masyarakat Indonesia menganggap ngemil menjadi hal yang sangat penting selama pandemi.

Peneliti dan Pengamat Sosial Devie Rahmawati menjelaskan kebiasaan ngemil sudah menjadi bagian dari tradisi masyarakat Indonesia sejak dulu. Maka dari itu, tidaklah heran jika camilan banyak dipilih

masyarakat di berbagai kesempatan, termasuk dalam hal mengisi waktu luang dan menghilangkan kebosanan.

Menurutnya, kebutuhan masyarakat Indonesia akan camilan tidak hanya menjadi pemenuh kebutuhan biologis, tetapi juga menjadi kekuatan sosiologis membangun konektivitas sosial, serta membantu mengendalikan suasana hati di kehidupan sehari-hari.

"Bahkan meredakan tingkat stress yang timbul akibat suasana yang tidak menentu, seperti pandemi," jelas Devie.

Survei tersebut juga menyampaikan bahwa jadwal ngemil menjadi lebih spontan dan bervariatif. Sebanyak 60 persen menyatakan bahwa jadwal ngemil mereka menjadi lebih tidak terencana dan berbeda setiap harinya.

Sebanyak 84 persen responden pun menyatakan bahwa camilan merupakan salah satu sumber kebahagiaan. Tak hanya itu, 81 persen merasa camilan bisa memberikan semangat untuk menjalani hari.

Mengenai manfaatnya bagi keluarga, 94 persen orang tua mengandalkan camilan untuk menghibur anak-anaknya selama pandemi. Bahkan, 77 persen orang tua telah menjadikan kebiasaan ngemil sebagai tradisi baru bagi keluarga.

Dalam survei kali ini, Mondelez International juga mengungkap bahwa jumlah transaksi camilan secara online meningkat 33 persen dibandingkan sebelum pandemi.

Sebanyak 75 persen responden merasa lebih aman dan nyaman dengan membeli camilan secara online. Sedangkan dalam hal menemukan jenis camilan baru, media sosial menempati pilihan teratas dengan dipilih oleh 54 persen responden.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Virus Corona Covid-19 pandemi corona
Editor : Novita Sari Simamora
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top