Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Vaksin TBC Bisa Lindungi Bayi Baru Lahir dari Virus Pernapasan, Seperti Covid-19

Temuan yang dipublikasikan di jurnal Lancet Infestious Diseases itu menunjukkan bahwa memberi vaksin yang dikenal BCG pada bayi baru lahir berpotensi menyelamatkan ribuan nyawa di tempat dengan tingkat penyakit menular tinggi.
Syaiful Millah
Syaiful Millah - Bisnis.com 19 Februari 2021  |  17:18 WIB
Vaksin tuberkulosis
Vaksin tuberkulosis

Bisnis.com, JAKARTA - Sebuah penelitian anyar menunjukkan vaksin tuberkulosis (TBC) dapat melindungi bayi yang baru lahir terhadap berbagai infeksi saluran pernapasan. Ini menjadi kabar baik di tengah krisis pandemi Covid-19.

Temuan yang dipublikasikan di jurnal Lancet Infestious Diseases itu menunjukkan bahwa memberi vaksin yang dikenal BCG pada bayi baru lahir berpotensi menyelamatkan ribuan nyawa di tempat dengan tingkat penyakit menular tinggi.

Para peneliti mengatakan hasil studi juga meningkatkan kemungkinan bahwa vaksin mungkin dapat digunakan untuk melindungi anak-anak dan orang dewasa terhadap Covid-19 dan penyakit menular lainnya.

Sarah Prentice, penulis utama penelitian dari London School of Hygiene and Tropical Medicine (LSHTM) mengatakan studi menunjukkan vaksin BCG menawarkan perlindungan yang lebih luas terhadap berbagai infeksi.

"Penelitian juga meningkatkan harapan dalam melindungi populasi umum terhadap Covid-19 dan pandemi masa depan. Meskipun kita perlu melihat hasil studi lain yang lebih spesifik," katanya seperti dikutip Metro UK, Jumat (19/2).

Sebagai bagian dari penelitian, 560 bayi baru lahir di Uganda dipantau untuk berbagai penyakit, setelah secara acak diberikan vaksin BCG saat lahir atau pada usia 6 minggu. Bayi-bayi itu ditindaklanjuti oleh dokter selama 10 minggu.

Setelah enam minggu, dalam kelompok yang menerima vaksin saat lahir, tingkat infeksi dari penyakit apa pun 25 persen lebih rendah dibandingkan dengan kelompok yang belum menerima suntikan vaksin.

Perlindungan dari vaksin BCG melibatkan berbagai infeksi seperti pilek, infeksi dada, infeksi kulit, bahkan diare. Peneliti mencatat kelompok rentan seperti bayi dengan berat badan lahir rendah merupakan yang paling mendapatkan perlindungan.

Setelah kelompok kedua diinokulasi dengan BCG, tim menemukan tidak ada perbedaan dalam tingkat infeksi antara kedua kelompok. Berarti, kekebalan kelompok yang tercatat begitu mereka menerima suntikan.

Para peneliti menyebut perlu menyelidiki lebih lanjut untuk menentukan apakah pengenalan kembali BCG di negara yang tidak lagi rutin mengaplikasikan vaksinasi diperlukan guna melindungi bayi yang rentan terhadap infeksi.

Hazel Dockrell, profesor imunologi di LSHTM mengatakan adalah hal yang menarik untuk berpikir bahwa vaksinasi BCG mungkin membantu menjaga bayi tetap aman melawan infeksi berbahaya lainnya.

"Meskipun BCG direkomendasikan saat bayi lahir, tapi seringkali tertunda akibat kesulitan logistik. Memastikan bahwa vaksin diberikan dapat berdampak besar pada infeksi dan kematian pada periode bayi baru lahir," imbuhnya.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Virus Corona Vaksin Covid-19
Editor : Mia Chitra Dinisari
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode bisnis indonesia logo epaper

BisnisRegional

To top