Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Kurangi Penyebaran Virus di Kelas, Masker dan Ventilasi Jadi Kunci

Sebuah studi baru dari University of Central Florida menunjukkan masker dan sistem ventilasi yang lebih baik berperan lebih penting daripada jarak sosial untuk mengurangi penyebaran virus corona di ruang kelas.
Syaiful Millah
Syaiful Millah - Bisnis.com 06 April 2021  |  10:28 WIB
Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo saat melakukan sidak di sekolah di Semarang.  - Dok Pemprov Jateng
Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo saat melakukan sidak di sekolah di Semarang. - Dok Pemprov Jateng

Bisnis.com, JAKARTA - Sebuah studi baru dari University of Central Florida menunjukkan masker dan sistem ventilasi yang lebih baik berperan lebih penting daripada jarak sosial untuk mengurangi penyebaran virus corona di ruang kelas. 

Penelitian yang diterbitkan di jurnal Physics of Fluids itu datang pada saat sekolah dan universitas di banyak negara, khususnya Amerika Serikat mulai mempertimbangkan untuk kembali ke sistem tatap muka. 

Dilansir Medical News Net, Selasa (6/4/2021), Michael Kinzel, penulis studi mengatakan penelitian ini penting karena memberikan panduan tentang bagaimana pemerintah dan masyarakat memahami keselamatan di lingkungan dalam ruangan. 

Dia menuturkan studi ini menemukan bahwa rute transmisi aerosol tidak menunjukkan kebutuhan akan jarak sosial hingga 6 kaki atau sekitar 2 meter saat menggunakan masker. Selain itu, pengaturan udara yang lain lebih bermanfaat untuk mengurangi penyebaran virus. 

Dalam studi itu, para peneliti membuat model komputer ruang kelas dengan siswa dan guru, kemudian membuat model aliran udara dan penularan virus, serta menghitung risiko penularan yang digerakkan oleh udara. 

Para peneliti memeriksa ruang kelas menggunakan dua skenario - kelas berventilasi dan tidak berventilasi - dan menggunakan dua model yakni Wells Riley dan Computational Fluid Dynamics. 

Wells Riley biasanya digunakan untuk menilai probabilitas transmisi dalam ruangan dan Computational Fluid Dynamics sering digunakan untuk memahami aerodinamika di berbagai kendaraan bergerak. 

Hasilnya menunjukkan bahwa masker terbukti bermanfaat dengan mencegah paparan langsung aerosol, karena masker memberikan embusan udara hangat lemah yang menyebabkan aerosol bergerak vertikal. 

Selain itu, sistem ventilasi yang dikombinasikan dengan filter uara mengurangi risiko infeksi sebesar 40 persen hingga 50 persen dibandingkan dengan ruang kelas tanpa ventilasi. 

Kinzel mengatakan bahwa hasil ini menguatkan pedoman terbaru dari Center for Disease Control and Prevention (CDC) yang merekomendasikan pengurangan jarak sosial di sekolah dasar dari 6 kaki menjadi 3 kaki, dengan penggunaan masker.


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

belajar penataan ruang masker
Editor : Fatkhul Maskur

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top