Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Data Facebook Kembali Bocor, Ini Cara Mengetahui Akun Anda Dibobol

Pekan ini, pengguna Facebook dihebohkan dengan kabar kebocoran data lebih dari 530 juta pengguna. Data-data ini meliputi nama lengkap, tanggal lahir, nomor telepon, dan lokasi mereka.
Laurensia Felise
Laurensia Felise - Bisnis.com 08 April 2021  |  10:09 WIB
Tampilan aplikasi Facebook di smartphone.  - Bloomberg
Tampilan aplikasi Facebook di smartphone. - Bloomberg

Bisnis.com, JAKARTA - Pekan ini, pengguna Facebook dihebohkan dengan kabar kebocoran data lebih dari 530 juta pengguna. Data-data ini meliputi nama lengkap, tanggal lahir, nomor telepon, dan lokasi mereka.

Dikutip dari CNN, pihak Facebook mengonfirmasi kebocoran ini telah terjadi sejak 2019 yang sebenarnya telah diperbaiki. Tetapi, kebocoran ini telah berdampak pada lebih dari 30 juta data pengguna di Amerika Serikat dan sulit untuk mengetahui apakah ada data pengguna yang masuk di dalamnya.

Salah satu cara tercepat untuk mengetahui apakah data pengguna telah dibocorkan atau tidak adalah dengan melakukan pengecekan alamat email pada situs pihak ketiga haveibeenpwned.com. Pengecekan email ini dinilai cukup efektif mengingat setidaknya terdapat 2,5 juta data email yang dicuri di antara ratusan juta akun Facebook yang bocor.

Menurut ahli keamanan data dan pembuat situs HaveIBeenPwned, Troy Hunt, ia sedang mempertimbangkan untuk menambahkan opsi pengecekan kebocoran melalui data nomor telepon.

"Nilai utama dari data adalah adanya keterkaitan antara nomor telepon dan identitas. Ketika setiap data yang direkam memasukkan nomor telepon, hanya 2,5 juta di antaranya yang memasukkan alamat email," tulis Hunt dalam situsnya.

Meski data ini berasal dari data pada 2019, tapi semuanya bisa menjadi bermanfaat bagi para peretas dan pelaku kriminal siber yang berkaitan dengan pencurian identitas.

Pihak Facebook belum memberikan keterangan apakah pihaknya akan membuat sebuah solusi untuk mengetahui apakah informasi yang dimilikinya telah bocor.

Kebocoran data Facebook kali ini bukanlah yang pertama kalinya. Sebelumnya tercatat bahwa platform milik Mark Zuckerberg ini telah mengalami kebocoran data pada 2018.

Kebocoran data lainnya juga pernah dialami Facebook pada 2019 di mana setidaknya 267 juta data pengguna Facebook yang terdiri dari nama, ID, dan nomor ponsel bocor di internet.

Hal ini sempat ditindak oleh Komisi Perdagangan Federal (FTC) Amerika Serikat yang memberikan denda kepada raksasa sosial media tersebut dengan nominal US$5 miliar akibat kelalaian Facebook dalam mengelola data pribadi penggunanya.


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

facebook perlindungan data pribadi
Editor : Fatkhul Maskur

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode bisnis indonesia logo epaper

BisnisRegional

To top