Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Catat! Begini Cara Menangani Cacar Ular

Herpes zoster atau cacar ular perlu segera ditangani. Jika tidak, rasa tidak nyaman atau menyakitkan yang cukup lama akan dialami penderitanya.
Desyinta Nuraini
Desyinta Nuraini - Bisnis.com 10 April 2021  |  16:50 WIB
Cacar ular. Obat penguat daya tahan tubuh termasuk vitamin C, B6, dan B12 patut ditambahkan karena penyakit ini berpengaruh pada daya tahan tubuh.   - Unair.ac.id
Cacar ular. Obat penguat daya tahan tubuh termasuk vitamin C, B6, dan B12 patut ditambahkan karena penyakit ini berpengaruh pada daya tahan tubuh. - Unair.ac.id

Bisnis.com, JAKARTA - Herpes zoster atau cacar ular perlu segera ditangani. Jika tidak, rasa tidak nyaman atau menyakitkan yang cukup lama akan dialami penderitanya.

Gejala awal dari herpes zoster yang juga memiliki sebutan lain sebagai cacar api ini seringkali tidak kelihatan namun dapat dirasakan seperti timbulnya rasa gatal, kesemutan, dan sensasi terbakar pada kulit. Beberapa hari kemudian, ruam merah (lesi) yang membentuk gelembung berisi cairan (bintil) muncul dan butuh waktu hingga sekitar 30 hari sampai seluruh bintil ini menghilang dengan sendirinya.

Spesialis Kulit dan Kelamin RS Bina Husada Emil R. Fadly mengatakan apabila seseorang terkena herpes zoster dan telah mengalami bintil, bisa menggunakan bedak antigatal sebagai pendingin dan meminimalkan hasrat untuk menggaruk bintil agar tidak pecah. 

"Kalau pecah, nanti masuk bakteri. Jadi, kita hadapi infeksi virus dan bakteri. Nanti double cover, pakai antivirus yang mahal dan antibiotik yang juga mahal," ujarnya saat dihubungi Bisnis, baru-baru ini.

Kalaupun sudah pecah dan terinfeksi, lesi ditangani lebih lanjut dengan cara dikompres menggunakan cairan infus NaCl agar sembuh lebih cepat. "Ini terapi tropikal," imbuhnya.

Kata Emil, terapi juga bisa dilakukan dengan oral menggunakan Asiklovir. Pemberian tergantung penilaian dokter. Biasanya diberikan 5×400 mg per hari atau 5×800 mg selama 5-7 hari.

Antivirus lainnya yakni valasiklovir yang bisa diberikan 3×1.000 mg per hari atau 3×500 mg selama 5-7 hari tergantung penilaian lain. Obat lain yang bisa diberikan yakni obat simptomatik atau obat yang diberikan berdasarkan gejala klinis yang timbul.

"Misal karena ada peradangan kita kasih obat antiperadangan seperti golongan asam mefenamat," jelas Emil.

Obat penguat daya tahan tubuh termasuk vitamin C, B6, dan B12 patut ditambahkan karena penyakit ini berpengaruh pada daya tahan tubuh. 

Seluruh terapi ini pada dasarnya berfungsi untuk mempercepat penyembuhan, menghindari infeksi oleh bakteri, dan menghindari terjadinya nyeri pasca herpes. "Penyembuhan tergantung dari banyaknya lepuh yang terjadi," tutupnya.


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

terapi cacar air
Editor : Fatkhul Maskur

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode bisnis indonesia logo epaper

BisnisRegional

To top