Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Cegah Lonjakan Kasus Covid, Begini Aturan Baru di Delhi

Otoritas Manajemen Bencana Delhi juga mengatakan bahwa bar dan restoran hanya bisa berjalan dengan kapasitas 50%. Adapun, Pemerintah Arvind Kejriwal juga telah memerintahkan agar sekolah-sekolah ditutup hingga pemberitahuan lebih lanjut.
Luke Andaresta
Luke Andaresta - Bisnis.com 13 April 2021  |  08:51 WIB
Tenaga kesehatan dan kerabat membawa jenazah seorang pria, yang meninggal dunia akibat penyakit  Covid-19 dari ambulans ke krematorium di New Delhi, India, Jumat (13/11/2020). - Antara/Reuters\\r\\n
Tenaga kesehatan dan kerabat membawa jenazah seorang pria, yang meninggal dunia akibat penyakit Covid-19 dari ambulans ke krematorium di New Delhi, India, Jumat (13/11/2020). - Antara/Reuters\\r\\n

Bisnis.com, JAKARTA- Sementara kasus covid-19 kian meningkat, pemerintah Delhi telah mengumumkan aturan baru untuk beberapa hari mendatang. Setelah pemberlakuan jam malam di seluruh kota, kini pertemuan sosial, hiburan, budaya, dan lainnya telah dilarang.

Di sisi lain, kegiatan pemakaman dan pernikahan masing-masing dapat dihadiri oleh 20 dan 50 orang.

Melansir Times of India, Otoritas Manajemen Bencana Delhi juga mengatakan bahwa bar dan restoran hanya bisa berjalan dengan kapasitas 50%. Adapun, Pemerintah Arvind Kejriwal juga telah memerintahkan agar sekolah-sekolah ditutup hingga pemberitahuan lebih lanjut.

Diketahui, India telah melaporkan lonjakan besar kasus covid-19 selama empat hari berturut-turut saat ini. Negara itu mencatat 145.000 kasus baru pada hari Sabtu. Di kota Delhi sendiri, telah memiliki total 707.000 kasus sejauh ini.

Pemerintah Delhi juga telah mengarahkan Metro Delhi untuk beroperasi dengan kapasitas 50% di gerbongnya, sementara bus juga akan beroperasi dengan kapasitas 50%. Aturan 50% kapasitas tempat duduk juga telah diterapkan di bioskop, multipleks, dan teater di Delhi. Aturan ini harus diikuti hingga 30 April.

Selain itu, orang yang bepergian dari Maharashtra ke Delhi melalui udara juga diharuskan menunjukkan laporan RT-PCR negatif yang tidak lebih dari 72 jam sebelum perjalanan. Jika tidak memiliki laporan negatif, akan diminta untuk tinggal di karantina selama 14 hari.

Aturan di atas akan berlaku bersamaan dengan jam malam, yang saat ini berlaku dari jam 10 malam sampai jam 5 pagi.


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

india Covid-19
Editor : Mia Chitra Dinisari

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode bisnis indonesia logo epaper

BisnisRegional

To top