Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Soal Rencana RS Vertikal di Jayapura, Ini Respons Pemprov Papua

Pemerintah Provinsi (Pemprov) Papua menyambut baik rencana Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin untuk membangun rumah sakit (RS) vertikal di wilayah Kota Jayapura, Papua.
Fatkhul Maskur
Fatkhul Maskur - Bisnis.com 18 April 2021  |  16:13 WIB
Sekda Provinsi Papua Dance Yulian Flassy.  - ANTARA
Sekda Provinsi Papua Dance Yulian Flassy. - ANTARA

Bisnis.com, JAKARTA - Pemerintah Provinsi (Pemprov) Papua menyambut baik rencana Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin untuk membangun rumah sakit (RS) vertikal di wilayah Kota Jayapura, Papua.

Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Papua Dance Yulian Flassy mengatakan pembangunan rumah sakit tersebut nantinya membutuhkan lahan sebesar 30.000 hektare, yang akan dibangun di daerah Koya, Kota Jayapura.

"Untuk lahannya belum dilihat dan disurvei secara langsung persisnya di mana, namun lokasinya dipastikan di Koya, Distrik Muaratami, Kota Jayapura," katanya seperti dikutip Antara di Jayapura, Minggu (18/4/2021).

Menurut dia rumah sakit tersebut nantinya merupakan rumah sakit vertikal yang artinya pusat kontrolnya langsung dari Jakarta. Anggaran pembangunan rumah sakit vertikal tersebut bersumber dari dana APBN.

Sebelumnya, Kementerian Kesehatan RI mengungkapkan rencana pembangunan rumah sakit vertikal di Kota Jayapura, Papua. RS ini pun digadang-gadang sekelas dengan Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo (RSCM).

Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin mengatakan salah satu tujuan dibangunnya RS vertikal itu adalah untuk pengembangan dokter ahli di Papua karena kini jumlah dokter ahli di wilayah itu masih sangat minim.

"Karena ini vertikal di bawah Kemenkes, jadi saya bisa memerintahkan dokter ahli ke sini supaya mengajar teman-teman dokter di Papua, agar lebih cepat lagi ahlinya dan menyebar ke daerah lain di Papua," kata Menkes.

Ia mengatakan kehadiran RS vertikal ini nantinya juga bukan untuk menyaingi RSUD yang ada di wilayah Papua, namun untuk mempercepat proses transfer pengetahuan dokter ahli.

"Oleh karena dokter itu, ilmu yang harus dipraktikkan dengan contoh, jadi tidak hanya belajar di kelas saja, melainkan harus ada mentoring dan itu belajarnya harus dengan yang ahli," katanya.

Dia menambahkan akan menempatkan direktur terbaik beserta orang-orangnya untuk menempati RS vertikal itu, sehingga nantinya bisa menjadi mentor yang baik bagi dokter di Papua.

"Dengan begitu harapan kedepannya lahir dokter ahli di Papua dengan kemampuan yang tinggi dan bisa terekspos ke seluruh daerah di Indonesia," demikian Budi Gunadi Sadikin.


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

rumah sakit rsud
Editor : Fatkhul Maskur

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode bisnis indonesia logo epaper

BisnisRegional

To top