Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Ingin Merawat Mobil dengan Uang THR? Simak Dulu Tips Ini

Meski ada ketentuan servis yang didasari pada jarak tempuh atau dari waktu, patut diingat bahwa setiap pemilik mobil, frekuensi penggunaan mobil, dan gaya berkendara berbeda-beda.
Nirmala Aninda
Nirmala Aninda - Bisnis.com 27 April 2021  |  19:45 WIB
Ilustrasi - ExxonMobil
Ilustrasi - ExxonMobil

Bisnis.com, JAKARTA - Bagi pekerja yang merayakan Idulfitri, sebentar lagi akan mendapat dana segar berupa tunjangan hari raya (THR) dari tempat bekerja.

Di antaranya banyak kebutuhan, beberapa orang mungkin akan memanfaatkan uang tersebut untuk merawat mobil kesayangan.

Meski ada ketentuan servis yang didasari pada jarak tempuh atau dari waktu, patut diingat bahwa setiap pemilik mobil, frekuensi penggunaan mobil, dan gaya berkendara berbeda-beda.

Sementara itu, servis tentu bisa memakan biaya yang cukup besar. Apalagi, jika ada penggantian komponen mobil.

Merawat juga tidak hanya sebatas servis mesin maupun ganti komponen, melainkan merawat eksterior mobil seperti memoles, salon, atau mengecat ulang mobil Anda.

Memang tidak salah memanfaatkan uang THR untuk merawat mobil kesayangan dalam waktu dekat ini. Namun, jangan terburu-buru.

Dilansir melalui Lifepal, ada beberapa hal yang harus dilakukan sebelum memanfaatkan uang THR untuk merawat mobil.

1. Selesaikan utang terlebih dahulu

Perencana Keuangan & Financial Educator Lifepal Aulia Akbar menyarankan agar THR digunakan terlebih dulu untuk mengamankan kondisi keuangan.

Lunasilah utang-utang konsumtif berbunga besar, sebut saja seperti utang pinjaman online, kartu kredit, dan lainnya.

Namun, bila utang tersebut adalah kredit mobil, lakukan peninjauan terhadap sisa tenor dan biaya penalti.

Jika memang pembelian mobil Anda dilakukan lewat pembiayaan syariah, maka tidak akan ada denda penalti karena pelunasan dipercepat, lain halnya dengan kredit mobil di bank atau perusahaan pembiayaan konvensional.

2. Siapkan dana darurat.

Setelah memenuhi kewajiban utang, seseorang yang sudah berpenghasilan tetap juga sebaiknya memiliki dana darurat yang akan menjadi cadangan dana dalam kondisi tidak terduga seperti bencana banjir, pergantian suku cadang, atau kehilangan penghasilan.

Idealnya, dana darurat yang harus dimiliki seseorang bergantung dengan jumlah tanggungan dan risiko pekerjaan.

Seorang lajang mungkin saja cukup dengan dana darurat sebesar 3 hingga 6 kali pengeluaran bulanan. Namun, mereka yang sudah berkeluarga wajib menyediakan minimal 6 kali pengeluaran bulanan.

3. Tinjau ulang proteksi diri Anda

Ada risiko lain dalam hidup yang tentunya tidak bisa ditanggulangi dengan dana darurat. Hal itu adalah, risiko terkurasnya atau hilangnya pendapatan secara permanen. Itu sebabnya, sangat disarankan bagi Anda untuk memiliki asuransi.

Asuransi kesehatan adalah asuransi yang menanggung biaya pengobatan hingga perawatan medis lainnya apabila tertanggung sakit.

Sementara itu, asuransi jiwa diperuntukkan bagi pencari nafkah. Asuransi jiwa akan memberikan perlindungan akibat kerugian finansial atau hilangnya pendapatan seseorang atau keluarga karena kematian anggota keluarga (tertanggung) yang sebelumnya merupakan tulang punggung bagi keluarga tersebut.

4. Kewajiban pajak tahunan mobil

Apakah ada rencana untuk membayar pajak tahunan atau perpanjang STNK mobil Anda dalam waktu dekat? Mungkin satu, dua, atau tiga bulan setelah Idul Fitri.

Jadi tak perlu buru-buru menggungan gunakan dana THR terlebih dulu untuk servis. Sisihkan saja berapa persen dari uang THR Anda untuk membayar pajak tahunan, mengingat pajak tahunan kendaraan adalah bagian dari pengeluaran wajib.

5. Gunakan THR untuk membeli asuransi mobil terlebih dulu

Servis memang penting, tapi proteksi tentunya gak kalah penting. Asuransi mobil akan menanggung risiko kerusakan hingga kehilangan mobil yang Anda alami.

Asuransi TLO tentu lebih murah ketimbang all risk atau asuransi comprehensive, namun perlindungan yang diberikan oleh asuransi TLO hanya perlindungan saat mobil hilang atau mengalami kerusakan sebesar 75% dari harga mobil.

Sementara itu, asuransi comprehensive memiliki beberapa tambahan manfaat sebut saja seperti perlindungan banjir, kerusuhan, dan lain sebagainya.

Patut diketahui pula, asuransi mobil juga hadir dalam versi syariah. Salah satu perbedaan asuransi mobil syariah dan konvensional ada di metode pengelolaan dana yang menggunakan prinsip tolong menolong (ta’awuni).

6. Tidak perlu menghabiskan THR untuk servis dan salon mobil

Sebagian dari Anda mungkin lebih suka menyervis kendaraan di bengkel resmi, sebagian lainnya memilih bengkel umum atau spesialis. Tidak ada yang salah di antara ketiga pilihan tersebut, karena Anda lebih memahami mobil Anda.

Khusus untuk perawatan eksterior dan eksterior, pertimbangkanlah memanfaatkan diskon atau paket penawaran khusus yang ada lewat internet dan lain sebagainya.

Tidak perlu menghabiskan seluruh THR Anda sekaligus untuk keperluan satu ini. Alokasikan sisa THR Anda untuk investasi, jika dana darurat dan proteksi sudah ada.


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

mobil thr
Editor : Andhika Anggoro Wening

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode bisnis indonesia logo epaper

BisnisRegional

To top