Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Kopi atau Teh, Mana yang Paling Baik untuk Kesehatan?

Inilah semua yang perlu Anda ketahui tentang perbedaan dan persamaan antara kopi dan teh dan mana yang lebih baik untuk kesehatan
Mia Chitra Dinisari
Mia Chitra Dinisari - Bisnis.com 29 April 2021  |  15:07 WIB
Kopi dan teh - istimewa
Kopi dan teh - istimewa

Bisnis.com, JAKARTA - Kopi dan teh adalah dua minuman paling umum di dunia. Keduanya mengandung kafein, antioksidan, dan dapat membantu Anda merasa berenergi, sehingga sulit untuk memutuskan di antara keduanya.

Inilah semua yang perlu Anda ketahui tentang perbedaan dan persamaan antara kopi dan teh dan mana yang lebih baik untuk kesehatan Anda seperti dilansir dari Insider.

1. Kopi memiliki lebih banyak kafein

Kopi dan teh sama-sama mengandung kafein, stimulan yang bisa membuat Anda merasa terjaga dan berenergi.

Kafein juga bisa menangkal penyakit. Sebuah studi besar tahun 2015 menemukan orang yang mengonsumsi kafein dalam jumlah sedang memiliki risiko lebih rendah untuk terkena diabetes tipe 2 daripada orang yang tidak mengonsumsi kafein.

Mereka juga cenderung tidak mengembangkan penyakit kardiovaskular tertentu, penyakit neurodegeneratif termasuk Alzheimer dan Parkinson dan kanker seperti kanker usus besar, kanker rahim, dan kanker hati.

"Secara umum, kopi memiliki kafein dua hingga tiga kali lebih banyak dibandingkan dengan teh hitam berukuran serupa," kata Matthew Chow, MD, asisten profesor klinis neurologi di Fakultas Kedokteran Universitas California Davis.

Namun, rasio pastinya bergantung pada beberapa faktor, di antaranya:

a. Jenis teh
b. Jumlah teh yang digunakan untuk menyeduh secangkir
c. Suhu air
d. Lama waktu teh dibiarkan terendam

Teh hitam misalnya, mengandung 48 miligram kafein, sedangkan teh hijau hanya mengandung 29. Teh herbal murni seperti teh peppermint dan teh chamomile sama sekali tidak mengandung kafein.

Namun, penting bagi Anda untuk tidak mengonsumsi terlalu banyak kafein, yang didefinisikan oleh FDA sebagai lebih dari empat hingga lima cangkir kopi sehari. Itu karena secara berlebihan, kafein bisa menyebabkan:

a. Mual
b. Diare
c. Insomnia
d. Kegelisahan
e. Denyut jantung meningkat
f. Dalam kasus yang ekstrim, dapat menyebabkan serangan epilepsi

Karena kopi mengandung lebih banyak kafein daripada teh, ini akan membuat Anda lebih bersemangat. Sementara itu, memberikan dorongan energi yang lebih berkelanjutan daripada kopi.

Itu karena teh, tidak seperti kopi, mengandung L-theanine, bahan kimia yang memetabolisme kafein dalam jangka waktu yang lebih lama. Faktanya, sebuah studi kecil tahun 2008 menemukan peserta yang mengonsumsi kombinasi L-theanine dan kafein melakukan tes perhatian lebih baik daripada mereka yang mengonsumsi kafein saja. Studi tersebut menyimpulkan bahwa kombinasi keduanya meningkatkan kinerja kognitif dan perhatian.

Baik teh hijau dan teh hitam mengandung L-theanine, tetapi teh hijau memiliki lebih banyak, sekitar 6,56 mg, dibandingkan dengan teh hitam yang 5,13 mg.

2. Kopi mengandung lebih banyak antioksidan

Baik kopi dan teh mengandung antioksidan, senyawa kimia yang dapat mengurangi risiko kondisi tertentu seperti kanker atau diabetes.

"Kopi umumnya memiliki lebih banyak antioksidan daripada olahan teh," kata Chow.

Faktanya, sebuah studi tahun 2013 menemukan bahwa kopi mengandung lebih banyak antioksidan daripada teh, cokelat panas, dan anggur merah.

Antioksidan umum dalam kopi termasuk asam klorogenik, ferulic, caffeic, dan n-coumaric. Beberapa ahli bahkan menganggap kafein sebagai antioksidan. Komponen utama teh hijau yang disebut katekin juga dianggap sebagai antioksidan dengan sifat anti-inflamasi.

Mengkonsumsi antioksidan dalam bentuk kopi atau teh dapat "berpotensi mencegah degradasi oksidatif," suatu reaksi kimia yang dapat menyebabkan kerusakan sel, kata Gardner. “Kalau begitu, berpotensi mencegah atau mengobati penyakit degeneratif kronis,” seperti stroke, kanker, diabetes, dan penyakit jantung, katanya.

Ingatlah untuk minum kopi dan teh secukupnya untuk manfaat antioksidan, karena memiliki lebih dari empat atau lima cangkir per hari dapat memberikan risiko kesehatan dari jumlah kafein.


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

kopi teh
Editor : Mia Chitra Dinisari

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode bisnis indonesia logo epaper

BisnisRegional

To top