Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

CDC Prediksi Kasus Covid-19 Bakal Turun Tajam Juli 2021

Tetapi skenario itu dapat diubah dengan perlambatan dalam vaksinasi, pelonggaran langkah-langkah keamanan, dan peningkatan varian, kata badan itu.
Mia Chitra Dinisari
Mia Chitra Dinisari - Bisnis.com 08 Mei 2021  |  19:16 WIB
Petugas medis memasukkan sampel tes usap seorang pasien dalam kunjungan pemeriksaan kesehatan ke rumah-rumah di New York, AS, Selasa (4/8/2020). - Bloomberg/Angus Mordant
Petugas medis memasukkan sampel tes usap seorang pasien dalam kunjungan pemeriksaan kesehatan ke rumah-rumah di New York, AS, Selasa (4/8/2020). - Bloomberg/Angus Mordant

Bisnis.com, JAKARTA - CDC mengatakan pemodelan komputer menunjukkan "penurunan tajam" dalam jumlah kasus COVID-19 baru dapat terjadi pada Juli.

Tetapi skenario itu dapat diubah dengan perlambatan dalam vaksinasi, pelonggaran langkah-langkah keamanan, dan peningkatan varian, kata badan itu.

“Data dari enam model menunjukkan bahwa dengan cakupan vaksinasi yang tinggi dan kepatuhan NPI yang moderat, rawat inap dan kematian kemungkinan akan tetap rendah secara nasional, dengan penurunan tajam dalam kasus yang diproyeksikan pada Juli 2021,” CDC mengatakan dalam Laporan Mingguan Morbiditas dan Kematian dilansir dari webmd.

NPI adalah singkatan dari intervensi nonfarmasi dan berarti tindakan pengamanan seperti penyamaran dan jarak sosial.

CDC mengatakan tingkat pemakaian masker dan jarak sosial yang lebih rendah "dapat menyebabkan peningkatan substansial dalam hasil COVID-19 yang parah, bahkan dengan cakupan vaksinasi yang lebih baik."

Infeksi COVID meningkat pada Maret dan awal April meskipun program vaksinasi diluncurkan, kata CDC, mencatat peningkatan tersebut bertepatan dengan penyebaran varian dan pelonggaran langkah-langkah keamanan.

Direktur CDC Rochelle Walensky, MD, membahas laporan MMWR dan mengulangi peringatan pada hari Rabu di briefing Gedung Putih.

“Meskipun kami melihat kemajuan dalam hal penurunan kasus, rawat inap, dan kematian, varian adalah kartu liar yang dapat membalikkan kemajuan yang telah kami buat dan dapat membuat kami mundur,” katanya.

Walensky mengutip statistik yang menggembirakan dalam perang melawan virus yang telah menginfeksi 32,5 juta orang dan menewaskan 578.000 orang di Amerika Serikat.

Dia mengatakan rata-rata tujuh hari kasus COVID baru adalah sekitar 48.000 per hari, turun sekitar 12% dari rata-rata 7 hari sebelumnya. Rata-rata 7 hari masuk rumah sakit adalah sekitar 3.900, turun hampir 10% dari periode 7 hari sebelumnya. Rata-rata 7 hari kematian harian turun menjadi 400 per hari, katanya.

Tetapi pemerintah juga mencatat penurunan permintaan vaksinasi COVID. Pemerintah telah mengumumkan rencana tiga bagian untuk meningkatkan vaksinasi dengan memvaksinasi anak-anak berusia 12-15 tahun, membuat vaksinasi lebih mudah didapat, dan memerangi keraguan vaksin.

Walensky mendesak orang Amerika untuk tidak lengah.

“Sesuatu yang sering saya tanyakan adalah, kapan pandemi ini selesai dan kapan kita bisa normal kembali? Kenyataannya, semua tergantung tindakan yang kita lakukan sekarang,” ujarnya.


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

amerika serikat Virus Corona Covid-19
Editor : Mia Chitra Dinisari

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode bisnis indonesia logo epaper

BisnisRegional

To top