Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

9 Tips Mencegah Keguguran pada Kehamilan

Kebanyakan wanita tidak menyadari bahwa mereka hamil sampai beberapa minggu setelah mereka melewatkan menstruasi.
Hanafi Nurmahdi
Hanafi Nurmahdi - Bisnis.com 19 Mei 2021  |  11:59 WIB
Beberapa studi telah menunjukkan bahwa setelah diet vegan selama kehamilan dapat membantu mencegah kerusakan DNA pada kehamilan dan mengurangi risiko bayi atas masalah perkembangan tertentu.  - Unicef
Beberapa studi telah menunjukkan bahwa setelah diet vegan selama kehamilan dapat membantu mencegah kerusakan DNA pada kehamilan dan mengurangi risiko bayi atas masalah perkembangan tertentu. - Unicef

Bisnis.com, JAKARTA - Keguguran pada kehamilan pertama bisa saja dicegah dengan beberapa tips sehat dan menjaga pola hidup.

Henry Lerner, dokter kandungan di Rumah Sakit Newton, Massachusetts mengatakan ketika kromosom sel telur dan sperma bergabung membentuk embrio maka akan menimbulkan kehamilan. March of Dimes, sekitar 10-15 persen kehamilan yang terjadi berakhir dengan keguguran.

Sebagian besar keguguran dini disebabkan oleh kelainan genetik yang jauh di luar kendali calon ibu. Dalam kebanyakan kasus, tidak ada yang bisa dilakukan untuk mencegah keguguran.

Menurut Erika Nichelson, dokter kandungan di Family Childbirth and Children's Center di Pusat Kesehatan Baltimore mengatakan, gaya hidup yang sehat sebelum dan selama kehamilan dapat membantu mencegah terjadinya keguguran saat masa kehamilan. Berikut beberapa anjuran bagaimana menghindari keguguran selama kehamilan:

1. Mempersiapkan Kehamilan Potensial

Kebanyakan wanita tidak menyadari bahwa mereka hamil sampai beberapa minggu setelah mereka melewatkan menstruasi. Pada saat itu, sumsum tulang belakang janin telah terbentuk dan jantung berdetak.

Mempersiapkan kehamilan dengan mengubah pola makan dan olahraga, mengontrol stres, mengoptimalkan gangguan medis kronis, dan vitamin prenatal. Dengan mengonsumsi asam folat setiap hari dapat mencegah cacat lahir utama yang dapat menyebabkan keguguran.

2. Jadwalkan Kunjungan Prakonsepsi

Jadwalkan kunjungan prakonsepsi dengan ginekolog pribadi. Mereka akan meninjau riwayat kesehatan dan melakukan pemeriksaan serta mengambil sampel darah untuk memeriksa golongan darah terhadap penyakit tertentu.

3. Makan Makanan yang Seimbang

Makan makanan yang seimbang dan sehat adalah cara terbaik untuk mendapatkan vitamin dan nutrisi yang dibutuhkan tubuh. Selain itu, penelitian telah menemukan bahwa mengonsumsi berbagai buah dan sayuran segar setiap hari dapat secara signifikan menurunkan kemungkinan mengalami keguguran.

4. Latihan Olahraga Teratur

Anda tetap bisa melanjutkan rutinitas olahraga ringan yang biasa dilakukan setelah hamil. Beberapa penelitian menunjukkan bahwa tujuh jam atau lebih saat berolahraga berdampak tinggi meningkatkan risiko keguguran. Maka lakukanlah secara teratur dan tidak berlebihan.

5. Batasi Kafein

Beberapa dokter kandugan menyarankan calon ibu untuk membatasi asupan kafein mereka per harinya. Dengan tidak mengonsumsi kafein lebih dari 200mg dalam sehari, atau kira-kira dua cangkir minuman yang mengandung kafein.

6. Hindari Narkoba, Merokok, dan Alkohol

Wanita hamil sebaiknya membatasi atau menghilangkan alkohol dari makanan mereka. Wanita hamil yang merokok atau menggunakan narkoba juga disarankan untuk berhenti. Zat-zat ini mungkin terkait dengan peningkatan risiko keguguran.

7. Atasi Stres

Dalam sebuah penelitian, wanita yang merasa bahagia, santai, dan terkendali 60 persen lebih kecil kemungkinannya untuk mengalami keguguran. Menurut Jonathan Schaffir, asisten profesor kebidanan dan ginekologi di Fakultas Kedokteran Universitas Negeri Ohio, ketegangan atau kecemasan sehari-hari tidak terkait dengan keguguran.

8. Mengontrol Gangguan Medis Kronis

Peningkatan gula darah menyebabkan malformasi janin dan keguguran, jadi wanita dengan diabetes harus mengontrol dirinya. Gangguan medis kronis termasuk diabetes, hipotiroidisme, hipertensi, dan penyakit autoimun perlu ditangani dan dikontrol dengan baik sebelum kehamilan.

9. Evaluasi Pengobatan

Jika Anda sedang minum obat, selalu tanyakan terlebih dahulu kepada dokter kandungan Anda untuk memastikan keamanannya. Cara yang paling aman adalah dengan menghindari semua obat saat masa kehamilan.

Meskipun strategi ini dapat membantu menghindari keguguran, namun tidak dapat meminimalkan risiko karena kelainan kromosom. Terkadang kehamilan benar-benar tidak memungkinkan, dan tidak ada yang bisa dilakukan oleh calon orang tua untuk mencegah keguguran. Selalu bicarakan dengan dokter Anda jika Anda khawatir tentang keguguran.


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

perempuan hamil ibu hamil
Editor : Novita Sari Simamora

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode bisnis indonesia logo epaper

BisnisRegional

To top