Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Bunda, Cegah Anak Kena Kolesterol Tinggi dengan Tips Ini

Yang perlu diperhatikan adalah kolesterol LDL. Dicap sebagai kolesterol "jahat", kolesterol LDL terkumpul di bagian dalam arteri Anda, suatu proses yang meningkatkan risiko penyakit jantung.
Ni Luh Anggela
Ni Luh Anggela - Bisnis.com 09 Juni 2021  |  11:07 WIB
Ilustrasi kolesterol - istimewa
Ilustrasi kolesterol - istimewa

Bisnis.com, JAKARTA – Kolesterol tinggi adalah kondisi dimana Anda memiliki terlalu banyak kolesterol atau zat lemak dalam darah Anda. Kolesterol pada dasarnya tidak buruk, karena kolesterol dibutuhkan untuk memproduksi sel-sel sehat, sejumlah hormon dan vitamin D.

Yang perlu diperhatikan adalah kolesterol LDL. Dicap sebagai kolesterol "jahat", kolesterol LDL terkumpul di bagian dalam arteri Anda, suatu proses yang meningkatkan risiko penyakit jantung.

Kolesterol tinggi nyatanya tidak menyerang orang dewasa saja, melainkan juga dapat dialami oleh orang dari segala usia termasuk anak-anak. Ada berbagai penyebab mengapa seorang anak mungkin memiliki kadar kolesterol tinggi seperti diet yang mengandung lemak jenuh, obesitas, diabetes, aterosklerosis, dan familial hypercholesterolemia (FH).
 
Menurut National Library of Medicine, anak-anak biasanya tidak memiliki gejala kolesterol tinggi. Oleh karena itu, orang tua disarankan untuk memeriksakan kadar kolesterol anak secara rutin, minimal lima tahun sekali atau lebih sering, tergantung pada faktor risiko  dan rekomendasi dari dokter.
 
Memiliki kadar kolesterol yang tinggi dapat membuat anak berisiko terkena penyakit jantung, stroke, serangan jantung dan penyakit ginjal kronis.
 
Ada sedikit informasi mengenai pengobatan kolesterol tinggi pada anak-anak. Namun, panduan dari Society for Cardiovascular Angiography and Interventions menyarankan perubahan gaya berikut seperti dilansir dari Medical News Today, Rabu (9/6/2021):
·         Makan lebih banyak buah dan sayuran
·         Menggunakan minyak nabati dan margarine lembut sebagai pengganti mentega atau lemak hewani
·         Mengganti roti dan sereal halus dengan gandum
·         Mengurangi asupan makanan dan minuman bergula
·         Menggunakan susu rendah lemak
·         Makan lebih banyak ikan dan potongan daging tanpa lemak
·         Tidak mengonsumsi kulit dari unggas
·         Mengurangi asupan garam
·         Belajar tentang diet seimbang dan ukuran porsi yang sesuai
·         Berolahraga sekitar 60 menit per hari

Selain itu, untuk mengurangi kemungkinan anak-anak mengembangkan kolesterol tinggi, American Heart Association (AHA) merekomendasikan orang tua mengambil langkah-langkah berikut:
·         Mencegah merokok
·         Mendorong untuk olahraga teratur
·         Mengetahui cara mengidentifikasi dan mengobati tekanan darah tinggi
·         Membantu anak mempertahankan berat badan
·         Mendorong untuk melakukan diet sehat
·         Mengetahui gejala diabetes

Statin, obat penurun kolesterol, mungkin bermanfaat untuk mengobati kolesterol tinggi pada anak-anak. Penelitian tahun 2019 menemukan bahwa statin menjadi perawatan jangka pendek yang aman untuk anak-anak dengan FH. Namun, para ilmuwan belum menentukan efek jangka panjang dari statin pada anak-anak. 


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

anak kolesterol parenting
Editor : Mia Chitra Dinisari

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode bisnis indonesia logo epaper

BisnisRegional

To top