Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Ini Penyebab Sering Terbangun di Tengah Malam dan Cara Mengatasinya

Bila cara ini tidak dapat membantu Anda tertidur kembali, Anda dapat mencoba membuat jurnal tentang stres atau perasaan yang membuat Anda tetap terjaga. Tetapi penting juga untuk menjaga rasa frustrasi Anda, karena Anda ingin tetap setenang mungkin untuk kembali tidur.
Ni Luh Anggela
Ni Luh Anggela - Bisnis.com 16 Agustus 2021  |  18:10 WIB
Insomnia.  - boldsky.com
Insomnia. - boldsky.com

Bisnis.com, JAKARTA – Tidur dan istirahat yang cukup tidak hanya mampu menghilangkan rasa kantuk dan lelah saja, tapi juga sangat baik untuk kesehatan jiwa dan raga Anda.

Tetapi, apa jadinya jika Anda terbangun sebelum jam alarm Anda berbunyi? Tentu hal ini membuat frustasi. Apalagi jika Anda tidak dapat melanjutkan kembali tidur Anda.
 
Daripada Anda stres memikirkan masalah yang mengganggu ini, Dr Sanam Hafeez, seorang neuropsikolog yang berbasis di New York, membagikan tentang mengapa Anda bangun pagi-pagi sekali, bagaimana Anda bisa tertidur kembali dan bagaimana  menciptakan kebiasaan tidur yang lebih baik, melansir The Ladders, Senin (16/8/2021).
 
Mengapa Anda bangun pagi-pagi sekali?

Saat Anda stres entah karena pekerjaan, keluarga atau karena permasalahan hidup, Anda cenderung bangun sebelum alarm berbunyi di pagi hari. Hafeez mengatakan, hal itu terjadi karena hormon stres Anda terlalu tinggi. Namun, jika Anda sedang merasa bahagia dan bersemangat untuk melakukan sesuatu di hari berikutnya, ini juga dapat membuat Anda bangun lebih awal. Satu protein tertentu berperan.
 
“Satu jam sebelum Anda bangun, protein yang disebut Period, pemain utama jam biologis kita naik” kata Hafeez. Protein ini membuat sinyal pada tubuh Anda bahwa sudah waktunya untuk bangun, itulah sebabnya Anda bangun sebelum alarm Anda berbunyi.
 
Bagaimana Anda dapat tertidur kembali?

Saat Anda bangun jam 3 pagi, hal terbaik yang Anda lakukan untuk tertidur kembali adalah fokus pada napas Anda. Hafeez merekomendasikan pendekatan sederhana: Tarik napas melalui hidung, kemudian buang napas melalui mulut Anda. Ketika pikiran Anda kembali mengganggu, kembalikan fokus Anda pada napas Anda.
 
Bila cara ini tidak dapat membantu Anda tertidur kembali, Anda dapat mencoba membuat jurnal tentang stres atau perasaan yang membuat Anda tetap terjaga. Tetapi penting juga untuk menjaga rasa frustrasi Anda, karena Anda ingin tetap setenang mungkin untuk kembali tidur.
 
“Menulis kekhawatiran Anda juga dapat membantu Anda tertidur kembali jika Anda terbangun karena stres,” katanya. Dia merekomendasikan untuk menyalakan lampu dengan cahaya redup dan menuliskan kekhawatiran Anda. Dengan menuliskan kekhawatiran Anda, Anda seolah-olah mengosongkan otak Anda. Anda juga akan merasa lebih rileks sehingga dapat membantu Anda tertidur kembali. Anda juga dapat mencoba aplikasi meditasi tertentu atau cerita tidur terpandu.
 
Hal yang harus Anda hindari untuk tertidur kembali
Jika Anda berniat untuk kembali tidur, maka Anda harus menghindari hal ini: scrolling, bekerja dan menonton TV. Banyak orang yang selalu meletakkan handphone di samping mereka di malam hari karena berfungsi sebagai alarm di pagi hari. Godaan untuk bermain handphone di tengah malam sangat besar, tetapi Hafeez memperingatkan bahwa layar akan membuat Anda lebih sulit untuk tertidur kembali.
 
"Cahaya biru dari komputer atau ponsel meniru cahaya alami matahari, yang memberitahu pikiran Anda bahwa sudah waktunya untuk bangun," katanya. Cahaya biru juga menekan kemampuan tubuh untuk melepaskan melatonin, hormon yang sangat penting untuk tidur dan sebagai gantinya menghasilkan kortisol untuk kewaspadaan.
 
Bagaimana agar Anda dapat tidur lebih baik?

Menurut Hafeez, pertama dan terpenting adalah mengelola stres  dan kecemasan Anda. Meskipun tidak satupun dari kita yang kebal terhadap stresor yang ada dalam hidup kita, kita dapat mencoba untuk bersantai dan menghilangkan stres sebelum tidur. Beberapa kegiatan yang bisa dicoba termasuk membaca, bermeditasi, membuat jurnal, dan mendengarkan musik yang menenangkan.
 
Kedua, luangkan waktu untuk mengatur rutinitas tidur untuk diri sendiri. Jika Anda dapat tidur dan bangun pada waktu yang sama setiap hari, Anda berada di jalur yang benar.
 
"Jika Anda pergi tidur pada waktu yang sama setiap hari, Anda memperkuat siklus tidur-bangun tubuh Anda, dan kemungkinan besar Anda akan bangun setelah tujuh atau delapan jam tidur pada waktu yang sama setiap hari," katanya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

tidur insomnia
Editor : Mia Chitra Dinisari

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Banner E-paper
To top