Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia tokotbisnis Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Tanda Tubuh Anda Kekurangan Vitamin B12

Sementara itu, gejala kekurangan B12 lainnya termasuk kelelahan ekstrim, kurang energi, sesak napas, merasa lemah, sakit kepala, kulit pucat, detak jantung dapat dirasakan (palpitasi), mendengar suara yang berasal dari dalam tubuh, bukan dari sumber luar (tinnitus), serta kehilangan nafsu makan dan penurunan berat badan.
Ni Luh Anggela
Ni Luh Anggela - Bisnis.com 07 September 2021  |  10:46 WIB
Tanda Tubuh Anda Kekurangan Vitamin B12
Vitamin B12
Bagikan

Bisnis.com, JAKARTA – Vitamin B terdiri dari delapan jenis, salah satunya adalah B12.

Vitamin B12 membantu tubuh dalam memproduksi sel darah merah, memroses vitamin B9 (asam folat), mengubah makanan menjadi sumber energi serta menjaga sistem saraf dan imunitas tubuh tetap sehat.

Mereka juga merupakan salah satu penyusun tubuh karena mendukung sistem saraf dan membantu pembentukan DNA. Oleh karena itu, kekuarangan vitamin B12 yang berkepanjangan dapat memicu masalah kesehatan seperti, disfungsi sensorik.
 
Hilangnya penciuman mungkin merupakan tanda kadar vitamin B12 Anda rendah, menurut sebuah penelitian.
 
Melansir Express, Selasa (7/9/2021), studi yang diterbitkan dalam International Forum of Allergy and Rhinology berusaha untuk menyelidiki hubungan antara disfungsi penciuman dan kadar B12 yang rendah.
 
Olfactory dysfunction (OD) atau disfungsi penciuman didefinisikan sebagai berkurangnya atau terdistorsinya kemampuan untuk mencium selama mengendus (penciuman orthonasal) atau makan (penciuman retronasal).
 
Penelitian melibatkan 39 pasien dengan kadar vitamin B12 rendah dan 34 kontrol. Semua peserta menjalani pemeriksaan otorhinolaryngological (praktik medis yang melibatkan telinga, hidung, dan tenggorokan) dan tes laboratorium.
 
Mereka menggunakan tes Sniffin' Stick untuk menganalisis fungsi penciuman pasien.
 
Kedua kelompok dalam penelitian ini dibandingkan untuk hasil tes bau. Korelasi hasil uji penciuman dengan data demografi dan laboratorium diselidiki pada kelompok yang kekurangan vitamin B12.
 
Pada kelompok yang kekurangan vitamin B12, hilangnya penciuman terlihat jelas pada 56,4 persen pasien, tetapi tidak ada subjek dalam kelompok kontrol yang mengalami disfungsi penciuman.
 
Dalam penelitian ini, peneliti menunjukkan untuk pertama kalinya bahwa disfungsi penciuman dapat terjadi pada pasien dengan defisiensi vitamin B12.
 
“Terlepas dari korelasi negatif usia dengan skor identifikasi bau, tidak ada parameter lain yang dipelajari yang menunjukkan korelasi dengan disfungsi penciuman.” catat para peneliti.
 
Sementara itu, gejala kekurangan B12 lainnya termasuk kelelahan ekstrim, kurang energi, sesak napas, merasa lemah, sakit kepala, kulit pucat, detak jantung dapat dirasakan (palpitasi), mendengar suara yang berasal dari dalam tubuh, bukan dari sumber luar (tinnitus), serta kehilangan nafsu makan dan penurunan berat badan.
 
Perawatan untuk mereka yang kekurangan vitamin B12 tergantung pada apa yang menyebabkan kondisi tersebut. Biasanya, orang dapat dengan mudah diobati dengan suntikan atau tablet untuk menggantikan vitamin yang hilang.
 
Untuk mencegah kekurangan vitamin B12, sangat dianjurkan untuk mengonsumsi menu makanan yang kaya akan vitamin B12, seperti unggas, daging, makanan laut, produk olahan susu dan telur.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Vitamin B anosmia
Editor : Mia Chitra Dinisari
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

Terpopuler

Banner E-paper
back to top To top