Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Berat Badan Pengaruhi Kebiasaan Mendengkur? Simak Penyebab dan Dampak Sleep Apnea

Kenali sleep apnea, gangguan tidur yang bisa sebabkan penyakit serius hingga kematian.
Restu Wahyuning Asih
Restu Wahyuning Asih - Bisnis.com 13 September 2021  |  14:36 WIB
Ilustrasi tidur - Thelinenfactory
Ilustrasi tidur - Thelinenfactory

Bisnis.com, SOLO - Kebiasaan buruk saat tidur yang ditandai dengan mendengkur ternyata bisa berbahaya.

Mendengkur saat tidur merupakan tanda dari penyakit gangguan tidur bernama Sleep Apnea.

Sleep apnea ditandai dengan berhentinya napas sesaat selama beberapa kali saat sedang tidur.

Meskipun terlihat sepele, ternyata kebiasaan mendengkur bisa menyebabkan tubuh kekurangan oksigen.

Penyakit sleep apnea ini ternyata juga dipengaruhi oleh berat badan.

Banyak penderita sleep apnea yang juga mengidap kasus kelebihan berat badan atau obesitas.

Penderita obesitas akan kesulitan bernapas saat tidur karena adanya timbunan lemak di leher yang disebut lemak faring.

Lemak faring bisa menyumbat saluran napas bagian atas seseorang saat tidur ketika saluran tersebut sudah rileks.

Hal tersebutlah yang menjadi penyebab seseorang akan mendengkur dengan keras, karena udara benar-benar terjepit melalui saluran udara yang terbatas.

Tak hanya itu, lingkar perut yang bertambah akibat kelebihan lemak bisa menekan dinding dada seseorang sehingga menurunkan volume paru-paru.

Kapasitas paru-paru yang berkurang ini mengurangi aliran udara yang membuat saluran udara bagian atas kolaps saat tidur.

Jika tak segera diobati, sleep apnea bisa mengakibatkan adanya hipertensi, stroke, gagal jantung, dan kardiomiopati.

1 dari 3 halaman

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

penyakit tidur sleep apnea
Editor : Restu Wahyuning Asih

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

To top