Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com

Konten Premium

Epaper Bisnis Indonesia tokotbisnis Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

6 Kebiasaan Sehari-hari yang Bisa Merusak Metabolisme Tubuh

Karbohidrat olahan sangat berbeda dari karbohidrat kompleks. Pola tidur yang tidak teratur juga bisa merusak metabolisme tubuh.
Ithamar Yaomi DC
Ithamar Yaomi DC - Bisnis.com 20 September 2021  |  19:20 WIB
6 Kebiasaan Sehari-hari yang Bisa Merusak Metabolisme Tubuh
Ilustrasi - Pxlfitness
Bagikan

Bisnis.com, JAKARTA – Metabolisme yang baik bisa membantu penurunan berat badan dengan membuat kalori lebih banyak terbakar. Tingkat metabolisme menentukan jumlah kalori yang dibakar.

Metabolisme juga membantu menjaga keseimbangan dalam tubuh dengan menjaga kadar gula darah, kolesterol, trigliserida, dan tekanan darah. 

Mengutip dari Times of India, Senin (20/9/2021), berikut kebiasaan sederhana yang dapat menguras metabolisme tubuh.

1. Makan terlalu sedikit

Banyak orang memiliki kesalahpahaman bahwa makan lebih sedikit kalori akan membantu menurunkan berat badan. Tetapi Anda akan terkejut mengetahui bahwa membatasi asupan kalori secara berlebihan dapat menurunkan metabolisme. 

2. Gaya hidup menetap

Memiliki gaya hidup dengan tidak banyak bergerak dapat menyebabkan penurunan yang signifikan dalam jumlah kalori yang Anda bakar setiap hari. Karena pandemi Covid-19, kebanyakan dari kita bekerja dari rumah dan duduk sepanjang hari, yang memiliki efek negatif pada metabolisme dan kesehatan secara keseluruhan.

Setiap aktivitas fisik seperti berdiri, bersih-bersih, naik tangga, memasak, semuanya dapat membantu  membakar kalori. Jenis aktivitas ini disebut thermogenesis aktivitas non-olahraga.

3. Tidak makan asupan protein

Makan cukup protein penting untuk mencapai penurunan berat badan yang sehat. Protein membuat perut terasa kenyang lebih lama dan meningkatkan kecepatan tubuh Anda membakar kalori. Saat Anda mencerna makanan, terjadi peningkatan metabolisme, yang disebut thermic effect of food (TEF).

Jadi, efek termis protein jauh lebih tinggi daripada lemak atau karbohidrat. Hanya makan protein meningkatkan metabolisme Anda sebesar 20-30 persen dibandingkan dengan 5-10 persen untuk karbohidrat dan 3 persen atau kurang untuk lemak.

4. Kurang tidur

Tidur yang cukup, sangat penting untuk menjaga kesehatan secara menyeluruh. Tidur lebih sedikit dapat meningkatkan risiko penyakit, termasuk penyakit jantung, diabetes, dan depresi. Kurang tidur juga dapat menurunkan tingkat metabolisme Anda dan meningkatkan peluang untuk menambah berat badan. 

Tidak tidur tepat waktu juga dapat mengganggu siklus tidur dan mengganggu ritme sirkadian tubuh Anda.

5. Makan terlalu banyak karbohidrat olahan

Karbohidrat olahan sangat berbeda dari karbohidrat kompleks. Mereka mudah dicerna dan menyebabkan lonjakan kadar gula darah hingga tubuh menggunakan lebih sedikit energi untuk memecahnya.

Jadi, makan terlalu banyak karbohidrat memperlambat metabolisme dibandingkan dengan biji-bijian yang membuat tubuh Anda bekerja lebih keras dan membantu membakar kalori.

6. Melakukan diet ketat

Menjalani diet ketat, terutama ketika berolahraga memaksa tubuh Anda menghemat energi untuk melakukan pekerjaan dasar sehari-hari. Hal ini bisa menjadi bumerang karena tubuh Anda bergantung pada kalori ini dan membuatnya lebih sulit untuk menurunkan berat badan.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

karbohidrat tips sehat
Editor : Novita Sari Simamora
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

back to top To top