Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia tokotbisnis Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

10 Manfaat Kunyit dan Kurkumin: Antioksidan hingga Cegah Kanker

Berikut 10 bukti manfaat kesehatan pada kunyit dan kurkumin bagi kesehatan tubuh. Mulai dari suplemen antioksidan hingga bisa mencegah penyakit kanker.
Dinda Aulia Ramadhanty
Dinda Aulia Ramadhanty - Bisnis.com 06 Oktober 2021  |  21:46 WIB
Ilustrasi Kunyit dan kurkumin - safebee.com
Ilustrasi Kunyit dan kurkumin - safebee.com
Bagikan

Bisnis.com, JAKARTA - Kunyit merupakan rempah-rempah sekaligus suplemen nutrisi paling efektif yang berkhasiat besar bagi tubuh dan otak. Salah satunya kandungan kunyit berasal dari bahan aktif utama, yakni kurkumin. Simak 10 manfaat kunyit dan kurkumin untuk kesehatan.

Kunyit merupakan salah satu bumbu masak yang berfungsi memberi warna kuning alami pada makanan. Kunyit telah digunakan di India dan Indonesia selama ribuan tahun sebagai rempah-rempah dan ramuan obat. 

Melansir pada healthline.com, belum lama ini ilmu pengetahuan telah mendukung pernyataan bahwa kunyit mengandung senyawa dengan khasiat obat yang dikenal kurkuminoid atau kurkumin. Kurkumin merupakan bahan aktif utama dalam kunyit, dimana memiliki efek anti-inflamasi dan merupakan antioksidan yang sangat kuat tubuh.

Berikut 10 bukti manfaat kesehatan pada kunyit dan kurkumin bagi kesehatan tubuh seperti dilansir dari healthline.com, Rabu (6/10/2021).

1. Khasiat Obat

Kandungan kurkumin pada kunyit sebenarnya tidak terlalu tinggi, yaitu sekitar 3 persen menurut beratnya. Sebagian besar penelitian tentang ini menggunakan ekstrak kunyit dengan dosis biasanya melebihi 1 gram per hari.

Karena itu, sangat sulit untuk mencapai level tersebut hanya dengan menggunakan kunyit sebagai bumbu dalam makanan. Oleh karena itu, ada beberapa orang yang lebih memilih untuk menggunakan suplemen dengan kandungan kurkumin.

Sayangnya, zat kurkumin kurang diserap ke dalam aliran darah. Untuk merasakan khasiah penuh dari kurkumin, bioavailabilitasnya (tingkat di mana tubuh menyerap suatu zat) perlu ditingkatkan.

Langkah yang dapat dilakukan, yaitu mengonsumsinya dengan lada hitam, yang mengandung piperin. Perlu diketahui, piperine adalah zat alami yang mampu meningkatkan penyerapan kurkumin hingga 2.000 persen. Faktanya, suplemen kurkumin yang terbaik mengandung piperin, dan akan membuatnya jauh lebih efektif.

Selanjutnya, kurkumin juga larut dalam lemak, yang berarti terurai dan larut dalam lemak atau minyak. Itu sebabnya, mengonsumsi suplemen kurkumin diringi makanan yang kadar lemaknya tinggi menjadi ide yang baik

2. Anti-inflamasi Alami

Peradangan sangat penting karena dapat membantu melawan senyawa asing dan memiliki peran dalam memperbaiki kerusakan pada tubuh.

Namun meskipun peradangan akut jangka pendek bermanfaat, tetapi bisa menjadi perhatian jika menjadi kronis dan menyerang jaringan tubuh sendiri. Para ilmuwan kini percaya bahwa peradangan kronis tingkat rendah dapat berperan dalam beberapa kondisi kesehatan dan penyakit, termasuk:
- Penyakit jantung
- Kanker
- Sindrom metabolik
- Alzheimer

Karena itu, penting mencari yang paling berpotensi membantu melawan peradangan kronis dan membantu mengobati kondisi ini. Sementara topik peradangan berlapis-lapis dan kemungkinan tidak ada jawaban sederhana, kunci utama tentang kurkumin, yaitu senyawa ini merupakan zat bioaktif yang dapat melawan peradangan. Namun, dosis yang sangat tinggi diperlukan untuk menghasilkan hasil pengobatan.

3. Antioksidan Tubuh

Kerusakan oksidatif diyakini sebagai salah satu mekanisme dibalik penuaan dan banyak penyakit lainnya. Hal ini melibatkan radikal bebas, yaitu molekul yang sangat reaktif dengan elektron tidak berpasangan. Radikal bebas cenderung bereaksi dengan zat organik penting, seperti asam lemak, protein, atau DNA.

Alasan utama antioksidan sangat bermanfaat adalah karena mereka mampu melindungi tubuh dari radikal bebas. Kurkumin bisa jadi opsi karena salah satu antioksidan kuat yang dapat menetralisir radikal bebas akibat struktur kimianya.

Selain itu, penelitian pada hewan dan seluler menunjukkan bahwa kurkumin dapat memblokir aksi radikal bebas dan dapat merangsang aksi antioksidan lainnya. Studi klinis perlu dilanjutkan kepada manusia untuk mengonfirmasikan manfaat akan kurkumin yang satu ini.


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

rempah tips sehat makanan sehat
Editor : Feni Freycinetia Fitriani
Bagikan

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

back to top To top