Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Hari Kesehatan Mental Sedunia, Rumah Remedi Gelar Bulan Bahagia

Program Bulan Bahagia telah dilaksanakan Rumah Remedi Indonesia sejak 2018 setiap peringatan Hari Kesehatan Mental Sedunia.
Annasa Rizki Kamalina
Annasa Rizki Kamalina - Bisnis.com 14 Oktober 2021  |  16:04 WIB
Ilustrasi sekelompok masyarakat mengikuti kelas meditasi di Rumah Remedi untuk menjaga kesehatan mental - Rumah Remedi Indonesia
Ilustrasi sekelompok masyarakat mengikuti kelas meditasi di Rumah Remedi untuk menjaga kesehatan mental - Rumah Remedi Indonesia

Bisnis.com, JAKARTA – Remedi Indonesia mengadakan program Bulan Bahagia 2021 dengan tema “Kesehatan Mental untuk Semua". Tema ini terinspirasi dari slogan kampanye World Health Organization (WHO) pada Hari Kesehatan Mental Sedunia 2021, yaitu “Mental health care for all: let’s make it reality”.

Isu kesehatan mental yang umum muncul di antaranya gangguan kecemasan hingga depresi. Menurut data WHO, 5 persen penduduk dunia tengah menderita depresi, dimana 1 dari 7 remaja usia 10-19 tahun mengalami gangguan mental yang tidak terdekteksi bahkan tidak mendapatkan pertolongan.

Situs WHO juga menyatakan bahwa isu kesehatan mental yang umum tersebut dapat dicegah dan dirawat melalui terapi rutin dan pengobatan lebih lanjut, sehingga dapat mencegah kondisi perburukan bahkan kematian prematur.

Program Bulan Bahagia ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran atas isu kesehatan mental di Indonesia dengan memperhatikan lima aspek well-being (kesejahteraan), yaitu aspek happiness (kebahagiaan), health (kesehatan secara mental maupun fisik), wealth (berkecukupan untuk menjalani gaya hidup), wisdom (kebijaksanaan), dan meaningful life (hidup yang bermakna).

“Melalui Bulan Bahagia, kami berharap Remedi Indonesia dapat memberikan dampak sosial yang positif serta meningkatkan kesadaran masyarakat atas pentingnya kualitas kesehatan mental,” ujar Founder Rumah Remedi Indonesia Ferry Fibriandani dalam keterangan resmi, Kamis (14/10/2021).

Dia menuturkan program Bulan Bahagia telah dilaksanakan sejak 2018 setiap Hari Kesehatan Mental Sedunia. Porgam ini juga didukung oleh kata.puan, media yang aktif menyuarakan isu terkait identitas keperempuanan.

Selama pandemi Covid-19 di Indonesia, terdapat 39 orang orang khawatir mengalami pemutusan hubungan kerja dan 26 orang orang khawatir upahnya dikurang, melansir dari survei LPEM FEB UI.

Khusus pada 2021, rata-rata orang mengalami rasa cemas akan masa depan. Kerjasama antara pemerintah, akademisi, dan pihak swasta dibutuhkan agar penanganan dan pencegahan terhadap isu kesehatan mental dapat dihadapi dengan baik.

Sejalan dengan semangat Hari Kesehatan Mental Sedunia, Remedi Indonesia akan menyebarkan sebuah well-being dan survei mental health kepada komunitas-komunitas dan kelompok masyarakat umum lainnya.

Survei ini bertujuan untuk mengetahui kondisi kesehatan mental masyarakat terutama di tengah tekanan wabah virus COVID-19. Survey ini akan dimulai pada awal November 2021 hingga akhir 2021. Masyarakat yang terpilih nantinya akan mendapatkan sesi konseling gratis masing-masing sebanyak 4 kali sesi dari Remedi Indonesia.

Di luar program Bulan Bahagia, Remedi Indonesia secara rutin mengadakan kelas meditasi melepas stres secara online dan gratis setiap hari Selasa malam.

Kelas ini dibuka untuk siapa saja yang membutukan modalitas teknik melepas stres yang mudah dan applicable untuk kehidupan sehari-hari. Informasi kelas lainnya dapat dilihat pada akun instagram Rumah Remedi Indonesia (@rumahremedi.id).


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

who Depresi kesehatan mental
Editor : Feni Freycinetia Fitriani

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode bisnis indonesia logo epaper
To top