Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia tokotbisnis Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Waspada! Obesitas Bisa Picu 5 Penyakit Ini

Dokter spesialis nutrisi klinis Yohan Samudra, membagikan lima penyakit yang akan mengintai Anda, bila Anda mengalami obesitas.
Ni Luh Anggela
Ni Luh Anggela - Bisnis.com 22 Desember 2021  |  19:24 WIB
Waspada! Obesitas Bisa Picu 5 Penyakit Ini
Obesitas. /Bisnis - Yayus Yuswoprihanto
Bagikan

Bisnis.com, JAKARTA - Obesitas merupakan kondisi dimana terdapat jaringan lemak berlebih pada tubuh, atau yang dikenal dengan kegemukan.

Biasanya, obesitas disebabkan karena seseorang berlebihan dalam mengonsumsi makanan dan minuman tinggi kalori tanpa melakukan aktivitas fisik. Selain itu faktor-faktor lain seperti keturunan, efek samping obat-obatan, kehamilan, kurang tidur, bertambahnya usia dan penyakit juga dapat menjadi penyebab terjadinya obesitas.

Namun, obesitas tidak selalu tentang kelebihan berat badan.

Penumpukan lemak tubuh dapat meningkatkan risiko terjadinya gangguan kesehatan serius.

Dokter spesialis nutrisi klinis Yohan Samudra, membagikan lima penyakit yang akan mengintai Anda, bila Anda mengalami obesitas.

1. Diabetes

Diabetes merupakan kondisi yang ditandai dengan tingginya kada gula (glukosa) darah. Glukosa yang menumpuk di dalam darah ini tidak diserap dengan baik oleh sel tubuh, sehingga dapat menimbulkan berbagai gangguan pada organ tubuh.

Melalui akun Instagramnya, Rabu (22/12/2021) Yohan menjelaskan bahwa 80 hingga 85 persen orang dengan obesitas terkena diabetes tipe 2, sedangkan sisanya memiliki risiko 80 kali lebih besar terkena diabetes tipe 2 dibandingkan mereka yang berbadan ideal.

Sementara itu, wanita dengan IMT 30 kg/m berisiko 28 kali lebih mudah terkena diabetes dibandingkan wanita dengan berat badan ideal.

2. Hipertensi

Faktanya, 78 persen hipertensi primer (esensial) pada pria dan 65 persen pada wanita berasal dari berat badan yang berlebihan.

"Tekanan darah yang meningkat pada orang obesitas ini akan meningkatkan risiko penyakit jantung koroner sebanyak 12 persen dan stroke sebanyak 24 persen," jelas Yohan.

3. Vaskular

Yohan mengatakan, setiap satu unit peningkatan IMT di atas batas obese, akan meningkatkan risiko stroke sebanyak 5 persen.

Pria dan wanita dewasa muda yang obesitas 73 persen dan 46 persen diketahui lebih mudah mengalami stroke dibandingkan BMI yang sehat.

Selain itu, kelebihan 10 kg berat badan dapat meningkatkan tekanan sistolik 3,0 mmHg dan tekanan diastolik 2,3 mmHg lebih tinggi, yang akan meningkatkan risiko penyakit jantung koroner 12 persen lebih tinggi dan risiko stroke 24 persen lebih tinggi.

4. PCOS

Sindrom polikistik ovarium atau polycystic ovarian syndrome (PCOS) merupakan gangguan hormon yang terjadi pada wanita di usia subur. Beberapa penelitian di AS melaporkan, sebanyak 80 persen wanita overweight dan obesitas terkena PCOS.

Sementara, di luar AS, prevalensi obesitas pada wanita dengan PCOS ini lebih rendah sekitar 20 persen meskipun terus meningkat dari waktu ke waktu.

5. Kanker

Fakta menunjukkan, setiap penambahan lima angka dari IMT obese, meningkatkan risiko kanker esofagus sebanyak 1,5 kali, kanker kolon 1,2 kali, kanker endometrium 1,59 kali dan kanker payudara 1,12 kali.

Tidak hanya itu, Yohan menambahkan, kematian akibat kanker juga meningkat, 1,5 hingga 1,6 kali pada pria dan wanita dengan IMT di atas 40 kg/m.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

penyakit obesitas
Editor : Mia Chitra Dinisari
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

Terpopuler

Banner E-paper
back to top To top