Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Selain Vaksinasi Covid-19, 4 Hal Ini Juga Wajib Anda Lakukan untuk Menjaga Sistem Imun

Berikut ini sederet tips kesehatan untuk menjaga sistem imun tubuh di saat pandemi menurut ahli.
Ni Luh Anggela
Ni Luh Anggela - Bisnis.com 14 Januari 2022  |  12:50 WIB
Ilustrasi perempuan Korea Selatan menerapkan gaya hidup sehat - Freepik
Ilustrasi perempuan Korea Selatan menerapkan gaya hidup sehat - Freepik


Bisnis.com, JAKARTA – Menjaga sistem imun tubuh tetap sehat dan kuat sangat penting  terutama di tengah pandemi Covid-19.
 
Menurut Leong Hoe Nam  seorang dokter penyakit menular di Rophi Clinic, sistem imun tubuh tidak hanya terdiri dari satu organ saja.
 
“Faktanya, ini adalah jaringan kompleks yang terdiri dari sel darah putih, antibodi, limpa, sumsum tulang dan timus,” kata ahli kesehatan itu.
 
Melanie Anthonysamy, seorang ahli gizi menambahkan, ada sistem komplemen, yang terdiri dari protein yang meningkatkan aksi menyerang antibodi dan sistem limfatik yang bertugas menangkap mikroba, bereaksi terhadap bakteri dan menangani sel-sel yang akan menyebabkan penyakit.
 
Juga, ada garis pertahanan lain. Ini termasuk paru-paru (yang menghasilkan lendir untuk menjebak partikel asing), saluran pencernaan (lapisan lendir mengandung antibodi, sedangkan asam lambung dapat membunuh sebagian besar mikroba), kulit (penghalang tahan air yang juga mengeluarkan minyak dengan sifat membunuh bakteri) dan cairan tubuh lainnya (seperti air liur, air mata dan urin).
 
Biasanya, sistem imun tubuh akan memiliki kekebalan adaptif yang berasal dari infeksi sebelumnya atau melalui vaksinasi. Di sinilah sistem imun belajar dan mengembangkan memori. Mereka akan mengingat setiap kuman atau mikroba yang pernah dikalahkan nya, bila menghadapinya lagi.
 
Namun, ada peringatan untuk memori ini. Pasalnya menurut Leong, sistem imun tubuh kita dihadapkan pada tantangan ketika menghadapi jenis flu yang berbeda dan tidak mampu mengingat bagaimana cara untuk melawannya.
 
“Inilah sebabnya mengapa ada kebutuhan untuk vaksinasi flu tahunan dan vaksin booster Covid-19 untuk menjaga ‘memori’ ini tetap up to date dengan evolusi virus,” ungkapnya.
 
Tentu selain dengan mendapatkan vaksinasi, ada beberapa hal lainnya yang perlu kita lakukan untuk mendukung sistem imun. Melansir CNA, Jumat (14/1/2022), para ahli merekomendasikan hal-hal penting, yang bisa Anda praktikkan sendiri di rumah.
 
1. Tidur yang cukup

Tidur yang berkualitas dapat meningkatkan jumlah sel T dalam tubuh Anda, yang penting untuk melawan infeksi. Alasan lainnya menurut Leong, otak memiliki cara untuk membersihkan limbah dan hanya diaktifkan selama fase tidur REM.  
 
“Tujuan dari sistem glymphatic adalah untuk membersihkan otak dari racun yang terakumulasi sepanjang hari, sambil mengangkut antigen dan jenis kekebalan lainnya di sekitar otak untuk fungsi kognitif yang optimal,” tutur Leong.
 
Dan sama seperti vaksin, tidur dapat memperkuat memori ini atau kemampuan untuk mengenali penyerang dan patogen asing. Itu artinya, Anda harus mendapatkan tidur yang cukup, yakni tujuh hingga sembilan jam setiap malam.
 
2.  Makan beragam makanan bernutrisi

Jika Anda seringkali hanya terpaku pada satu makanan saja, ada baiknya untuk mulai mengonsumsi beragam makanan yang kaya akan nutrisi.
 
“Ingat bahwa segala sesuatu harus dikonsumsi dalam jumlah sedang karena mengonsumsi satu makanan secara berlebihan dapat menyebabkan efek samping atau toksisitas,” Anthonysamy  memperingatkan.
 
Daripada hanya mengonsumsi makanan yang sama, ahli gizi tersebut menyarankan untuk makan makanan yang beragam untuk mendapatkan manfaat dari berbagai nutrisi agar tubuh kita dapat berfungsi dengan baik.
 
3. Minum air yang cukup

Anthonysamy menuturkan bahwa sistem imun tubuh kita sangat bergantung pada nutrisi dalam aliran darah kita. Karena aliran darah sebagian besar terdiri dari air, tubuh tidak dapat mengangkut nutrisi dengan baik ke setiap sistem organ bila kita tidak minum cukup air.
 
Selain itu, dengan tetap terhidrasi, ini akan membantu menghilangkan racun seperti meningkatkan drainase limfatik untuk membersihkan penyerbu asing dan bahan limbah. Dan yang terpenting, air dibutuhkan untuk memproduksi lendir dan air liur, yang merupakan garis pertahanan tubuh Anda yang lain.
 
4. Rutin berolahraga

Ada beberapa alasan yang bagus mengapa Anda perlu berkeringat. Pertama, aliran darah Anda menjadi lebih baik, yang memungkinkan sel-sel kekebalan bekerja lebih efektif. Kedua, olahraga dapat menurunkan kadar hormon stress. Dan alasan lainnya menurut Leong adalah olahraga dengan intensitas sedang telah dikaitkan dengan tingkat infeksi saluran pernapasan atas yang lebih rendah seperti pilek dan flu.
 
Di lain sisi, Anthonysamy mengatakan bahwa Anda tidak wajib mengonsumsi vitamin, terutama vitamin C.
 
“Kita tidak boleh menganggap vitamin C sebagai satu-satunya obat atau nutrisi untuk pemulihan. Sebaliknya, kita harus memastikan bahwa kita juga mengonsumsi nutrisi lain, karena semuanya membantu tubuh agar bisa berfungsi dengan baik,” ungkapnya.
 

Lalu bagaimana dengan suplemen lainnya?

Leong mengatakan bahwa lebih banyak suplemen tidak lebih baik jika Anda mencoba untuk meningkatkan sistem imun dengan suplemen. Menurutnya, Anda mungkin tidak membuat banyak perbedaan, dan hati Anda mungkin harus bekerja lebih keras karena banyak dari suplemen mengandung campuran seng, vitamin C dan vitamin B6 yang bila dikonsumsi dalam dosis besar, dapat menyebabkan efek samping yang serius.
 
Kelebihan seng misalnya, dapat menyebabkan defisiensi tembaga, sedangkan vitamin B6 dapat menyebabkan kerusakan saraf, sehingga menimbulkan sensasi kesemutan di tangan dan kaki.


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

gaya hidup sehat
Editor : Setyo Puji Santoso

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode bisnis indonesia logo epaper
To top