Cari berita
Bisnis.com

Konten Premium

Bisnis Plus bisnismuda Koran Bisnis Indonesia tokotbisnis Epaper Bisnis Indonesia Konten Interaktif Bisnis Indonesia Group Bisnis Grafik bisnis tv

4 Hal yang Tidak Boleh Dilakukan Usai Mendapatkan Vaksin Booster

Terdapat sejumlah hal yang tidak boleh dilakukan setelah menerima vaksin Covid-19 dosis booster. Berikut ulasannya.
Astrid Prihatini Wisnu Dewi
Astrid Prihatini Wisnu Dewi - Bisnis.com 19 Februari 2022  |  10:45 WIB
4 Hal yang Tidak Boleh Dilakukan Usai Mendapatkan Vaksin Booster
Ilustrasi tenaga kesehatan (nakes) siap menyuntikkan vaksin dosis ketiga atau booster - Twitter Kemenkes RI
Bagikan

Bisnis.com, SOLO - Ada beberapa hal sebaiknya tidak Anda lakukan setelah mendapatkan suntikan vaksin booster Covid-19 atau dosis ketiga.

Adapun alasan mendasarnya, yakni karena dua hal. Pertama, guna mengoptimalkan kinerja vaksin.

Sementara itu, yang kedua ialah meminimalisir risiko terjadinya efek samping, baik ringan maupun berat.

Berikut hal-hal yang tidak boleh dilakukan setelah menerima vaksin Covid-19 dosis booster.

1. Merokok dan minum alkohol

Merokok dan minum alkohol tidak boleh dilakukan setelah mendapatkan vaksin booster. Pasalnya, alkohol dan rokok bisa memengaruhi sistem kekebalan tubuh secara negatif, sehingga ada kemungkinan respon imun terhadap vaksin tidak efektif bila ada alkohol berlebihan dalam sistem tersebut. Selain itu, merokok dan minum alkohol juga bisa memperburuk efek samping yang terjadi.

2. Melakukan aktivitas fisik yang berat

Hindari melakukan aktivitas fisik yang berat, seperti mengangkat beban, setidaknya selama 2-3 hari setelah menerima vaksin booster. Pasalnya, tubuh memerlukan waktu untuk pulih dari efek samping vaksin dosis ketiga ini. Memaksa diri untuk melakukan olahraga atau aktivitas lainnya yang berat akan menambah stres pada tubuh yang akhirnya bisa memperburuk efek samping vaksin.

3. Mengabaikan protokol kesehatan

Meskipun sudah mendapatkan vaksin booster, bukan berarti Anda kebal dari virus corona dan variannya. Perlu diingat, tidak ada vaksin yang memiliki tingkat efektivitas 100 persen.

Anda masih bisa tertular virus corona, bahkan setelah divaksinasi, tapi kemungkinan infeksinya akan jauh lebih ringan. Vaksin booster hanya melindungi Anda dari risiko rawat inap, kematian, dan penyakit serius akibat Covid-19.

Jadi, penting untuk tetap disiplin menerapkan protokol kesehatan, seperti menggunakan masker, mencuci tangan secara teratur, dan menjaga jarak dengan orang lain.

4. Menunda konsultasi dengan dokter

Jangan tunda untuk berbicara dengan dokter bila Anda mengalami gejala Covid-19, bahkan setelah vaksin booster. Ingatlah, vaksinasi memerlukan beberapa saat untuk mulai bekerja, dan tubuh Anda baru akan mengembangkan kekebalan beberapa pekan setelah vaksin.

Sementara itu, efek samping seperti demam, nyeri dan ketidaknyamanan pada lengan, serta kelelahan wajar terjadi setelah vaksin. Biasanya kondisi tersebut bisa mereda dalam beberapa hari. Namun, segera bicarakan dengan dokter bila Anda mengalami efek samping yang parah atau tidak kunjung mereda.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Covid-19 Vaksin Covid-19 Vaksin Booster

Sumber : JIBI/Solopos.com

Editor : Aliftya Amarilisya
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

Terpopuler

Banner E-paper
back to top To top